MAKALAH PENGANTAR BISNIS-BENTUK-BENTUK BADAN USAHA

MAKALAH

PENGANTAR BISNIS

Nama Anggota:

Agustiyanti (26209662)

Anita Arifin (24209823)

Febriyana Anggreini (23209534)

Nuning Yulihardini (25209736)

Theresia (25209099)

Kelas : 1 EB 14

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun makalah ini kami susun sebagai syarat untuk menambah nilai pada mata kuliah Pengantar Bisnis.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan baik dalam penyusunan maupun penggunaan kata-kata. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini.

01 November 2009

(Penyusun)

BENTUK-BENTUK BADAN USAHA

Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan, berikut bentuk-bentuk badan usaha:

1. FIRMA

Firma (Fa) adalah suatu badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih pemilik modal, yang sepakat secara bersama-sama menjalankan usaha dalam satu nama organisasi perusahaan.

Persekutuan firma dapat didirikan dengan cara membuat akta persetujuan sendiri atau persero (anggota persekutuan). Namun agar lebih formal, sebaiknya pendirian sebuah Firma dilakukan di depan notaris.

Ciri-ciri perseroan Firma:

1. Para persero aktif dalam kegiatan badan usaha sesuai bidang tugasnya
2. Tanggung jawab tidak terbatas dan di tanggung bersama (solider)
3. Tidak berbadan hukum

Keuntungan perseroan Firma:

1. Pengelola usaha dapat dilakukan sesuai bidang keahlian masing-masing, sehingga kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagian kerja
2. Risiko ditanggung bersama
3. Kelancaran usaha mendapatkan kredit

Kerugian perseroan Firma:

a.Tiap persero harus bertanggung jawab atas perbuatan persero lainnya, sehingga apabila ada tindakan tidak sesuai dengan prosedur dari salah seorang persero, maka persero lainnya harus ikut bertanggung jawab

1. Seringkali timbul perselisihan diantara para persero dalam hal pengambilan kebijaksanaan

2. Perseroan Komanditer (CV)

Perseroan komanditer adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya.

Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis financial.

Macam-macam perseroan komanditer, yaitu:

1. Perseroan Komanditer Murni, yaitu bentuk perseroan komanditer yang di dalamnya hanya ada satu persero aktif dan yang lainnya merupakan persero komanditer.
2. Perseroan Komanditer Campuran, yaitu perusahaan yang asalnya berbentuk firma karena memerlukan modal tambahan, kemudian membentuk persekutuan komanditer campuran.
3. Perseroan Komanditer Bersaham, yaitu persekutuan komanditer yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan.

Ciri-ciri Perseroan Komanditer:

1. Ada persero aktif dan diam
2. Tanggung jawab persero tidak terbatas, sedangkan persero diam terbatas
3. Tidak berbadan hokum

Keuntungan Perseroan Komanditer (CV):

1. Segi permodalan relative dapat lebih besar
2. Ada pemisahan pembagian risiko antara persero aktif dan diam
3. Kelancaran usaha tidak tergantung kepada seseorang
4. Relatif mudah untuk memperoleh kredit
5. Kemampuan manajemen relative lebih besar dan lebih baik

Kerugian Perseroan Komanditer(CV):

1. Sulit dalam menentukan jalannya badan usaha
2. Modal yang diikutsertakan dalam perusahaan tidak mudah ditarik kembali

3. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

Ciri dan sifat PT :

1. kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
2. modal dan ukuran perusahaan yang besar
3. kelangsungan hidup perusahaan PT ada ditangan pemilik saham
4. dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
5. kepemilikan mudah berpindah tangan
6. mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan/pegawai
7. keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
8. kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
9. sulit untuk membubarkan PT

10. pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden
Mekanisme Pendirian PT

Untuk mendirikan PT, harus dengan menggunakan akta resmi ( akta yang dibuat oleh notaris ) yang di dalamnya dicantumkan nama lain dari perseroan terbatas, modal, bidang usaha, alamat perusahaan, dan lain-lain. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman, harus memenuhi syarat sebagai berikut:

* Perseroan terbatas tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan
* Akta pendirian memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang
* Paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor adalah 25% dari modal dasar. (sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1995 & UU No. 40 Tahun 2007, keduanya tentang perseroan terbatas)

Pembagian perseroan terbatas :
1. PT terbuka

Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual

sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public).

2. PT tertutup

Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum.

3. PT kosong

Perseroan terbatas kosong adalah perseroan terbatas yang sudah tidak aktif menjalankan usahanya dan hanya tinggal nama saja.
Keuntungan Membentuk Perusahaan Perseroan Terbatas:
1. Kewajiban terbatas
2. Masa hidup abadi.
3. Efisiensi manajemen.
Kelemahan Perusahaan Perseroan Terbatas:
1. Kerumitan perizinan dan organisasi
Hal-hal hasil RUPS yang harus mendapatkan pengesahan dan yang hanya cukup didaftarkan
Menurut Undang-undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007 hal-hal dari hasil RUPS yang perlu mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Ham adalah :

1. Perubahan atas nama perseroan dan/atau tempat kedudukan Perseroaan;

2. Perubahan Maksud dan Tujuan serta kegiatan usaha perseroaan;

3. Perubahan jangka waktu berdirinya Perseroaan;

4. Perubahan besarnya modal dasar;

5. Perubahan pengurangan modal ditempatkan dan disetor; dan/atau

6. Perubahan Perseroaan dari status tertutup menjadi terbuka atau bisa juga sebaliknya
4. Perseroan Terbatas Negara (Persero)

Perusahaan persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas (PT) yang modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, yang tujuannya mengejar keuntungan. Maksud dan tujuan mendirikan persero ialah untuk menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dan mengejar keuntungan untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Ciri-ciri Persero adalah sebagai berikut:

* Pendirian persero diusulkan oleh menteri kepada presiden
* Pelaksanaan pendirian dilakukan oleh mentri dengan memperhatikan perundang-undangan
* Statusnya berupa perseroan terbatas yang diatur berdasarkan undang-undang
* Modalnya berbentuk saham
* Sebagian atau seluruh modalnya adalah milik negara dari kekayaan negara yang dipisahkan
* Organ persero adalah RUPS, direksi dan komisaris
* Menteri yang ditunjuk memiliki kuasa sebagai pemegang saham milik pemerintah
* Apabila seluruh saham dimiliki pemerintah, maka menteri berlaku sebagai RUPS, jika hanya sebagian, maka sebagai pemegang saham perseroan terbatas
* RUPS bertindak sebagai kekuasaan tertinggi perusahaan
* Dipimpin oleh direksi
* Laporan tahunan diserahkan ke RUPS untuk disahkan
* Tidak mendapat fasilitas negara
* Tujuan utama memperoleh keuntungan
* Hubungan-hubungan usaha diatur dalam hukum perdata
* Pegawainya berstatus pegawai Negeri

Macam-macam persaro di Indonesia:

Di Indonesia sendiri yang sudah menjadi Persero adalah PT. PP (Pembangunan Perumahan),PT Bank BNI Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Indo Farma Tbk, PT Tambang Timah Tbk, PT Indosat Tbk (pada akhir tahun 2002 41,94% saham Persero ini telah dijual kepada Swasta sehingga perusahaan ini bukan BUMN lagi), dan PT Telekomunikasi Indonesia .
5. Perusahaan Umum (PERUM)

Perusahaan Umum (Perum) adalah perusahaan negara yang didirikan dengan tujuan untuk melayani kepentingan umum dan memperoleh keuntungan. Perusahaan ini berstatus badan hukum dan modal usaha yang digunakan seluruhnya milik negara. Dana penunjang usahanya dapat diperoleh dari pinjaman dalam negeri maupun luar negeri.

Ciri-ciri dari BUMN yang berbentuk Perum :

* Bertujuan melayani kepentinan umum yang vital tetapi diperbolehkan untuk mencari keuntungan.
* Modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan.
* Pemimpin dan karyawan berstatus sebagai perusahaan negara atau pegawai negeri.
* Perum berada di bawah pimpinan dewan direksi.

Contohnya :

1. Perum Pegadaian

1. Perum Jasatirta

3. Perum DAMRI

1. Perum Peruri

1. Perum Perhutani

6. Perusahaan Daerah (PD)

Badan usaha yang dibentuk oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomian daerah dan untuk menambah penghasilan daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah ialah untuk ikut serta melaksanakan pembangunan daerah di bawah pimpinan daerah. Status kepegawaian dari perusahaan ini adalah pegawai perusahaan daerah dan ada juga pegawai negeri daerah yang diperbantukan.

Ciri-ciri Perusahaan Daerah :

* Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha
* Pemerintah berkedudukan sebagai pemegang saham dalam pemodalan perusahaan
* Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan perusahaan
* Pengawasan dilakukan alat pelengkap negara yang berwenang
* Melayani kepentingan umum, selain mencari keuntungan
* Sebagai stabillisator perekonomian dalam rangka menyejahterakan rakyat
* Sebagai sumber pemasukan negara
* Seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara
* Modalnya dapat berupa saham atau obligasi bagi perusahaan yang go public
* Dapat menghimpun dana dari pihak lain, baik berupa bank maupun nonbankVN:F [1.6.8_931]

7. Perusahaan Jawatan (PERJAN)

Adalah perusahaan Negara yang didirikan dengan tujuan utama untuk melayani kepentingan masyarakat tanpa melepaskan syarat efisiensi efektivitas dan segi ekonomis. Perusahaan jawatan berada di bawah pembinaan dan pengawasan departemen tertentu yang mendirikan dan membawahinya.

Ciri-ciri PERJAN:

1. Bertujan untuk melayani masyarakat
2. Pimpinan dan karyawan berstatus sipil
3. Merupakan bagian dari departemen pemerintah
4. Memperoleh fasilitas Negara
5. Dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada atasannya

Contoh PERJAN:

1. Perusahaan Jawatan Kereta Api yang sekarang telah berubah menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (PERUMKA)
2. Perusahaan Jawatan Pegadaian sekarang menjadi Perum Pegadaian

8. Koperasi

Adalah bang atauadan usaha yang berangggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

* Landasan serta asas koperasi

Koperasi berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta berdasarkan atas asas kekeluargaan.

* Tujuan Koperasi

Untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

* Fungsi dan Peran Koperasi :

1) Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi angggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

2) Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

3) Memperkokoh perekonomian rakyat

4) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi.

* Dalam kegiatannnya koperasi melaksanakan prinsip sebagai berikut :

a) Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

b) Pengelolaan dilakukan secara demokratis

c) Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding

dengan besarnya jasa usaha masing-masing angggota

d) Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal

e) Kemandirian

* Jenis Koperasi :

– Koperasi Primer, yaitu koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang/seorang. Sekurang-kurangnya koperasi primer dapat dibentuk 20 orang.

– Koperasi Sekunder, yaitu koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi.

1. 9. Perusahaan Perseorangan

Adalah unit usaha yang didirikan oleh perorangan yang bertujuan mempunyai kegiatan usaha tertentu.

Ciri-ciri Perusahaan Perseorangan :

Pemilik perusahaan adalah orang pribadi yang menanamkan

modalnya sendiri dan sekaligus menjadi pengelola.

Tanggung jawab tidak terbatas

Perusahaan tidak berbadan hukum

Kelebihan Perusahaan Perseorangan :

Pemilik perusahaan mempunyai kebebasan mutlak dalam bertindak / menjalankan perusahaannya.

Laba dinikmati sendiri dan kerugian ditanggung sendiri.

Cara mendirikan relatif mudah.

Kekurangan Perusahaan Peseorangan :

Kelancaran habisan kegiatan perusahan terlalu tergantung kepada pemilik.

Tanggungjawab yang tidak terbatas mengakibatkan pada saat perusahaan bangkrut / pailit kemungkinan besar kekayaan pribadi akan turut habis digunakan untuk menanggung resiko perusahaan.

Modal sendiri sifatnya relatif terbatas.

10. Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya, dimana pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah. Bentuk umum dari lembaga keuangan ini adalah termasuk perbankan, building society (sejenis koperasi di Inggris) , Credit Union, pialang saham, aset manajemen, modal ventura, koperasi, asuransi, dana pensiun, dan bisnis serupa lainnya.

Di Indonesia lembaga keuangan ini dibagi kedalam 2 kelompok yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank (asuransi, pegadaian, perusahaan sekuritas, lembaga pembiayaan, dll).
· Fungsi Lembaga Keuangan :

Lembaga keuangan ini menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar utang yang bertanggung jawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut. Kehadiran lembaga keuangan inilah yang memfasilitasi arus peredaran uang dalam perekonomian, dimana uang dari individu investor dikumpulkan dalam bentuk tabungan sehingga risiko dari para investor ini beralih pada lembaga keuangan yang kemudian menyalurkan dana tersebut dalam bentuk pinjaman utang kepada yang membutuhkan. Ini adalah merupakan tujuan utama dari lembaga penyimpan dana untuk menghasilkan pendapatan. Contoh dari lembaga keuangan adalah bank.

Source: http://thereeseeyaa.ngeblogs.com/2009/11/20/tugas-pengantar-bisnis-makalah/

Pola Hidup Sehat

Merokok dapat mengurangi massa tulang ,terganggunya system hor-

monal terutama Estrogen pada Wanita sehingga menyebabkan Meno

pause dini .

Ternyata dari hasil penelitian bahwa makan terlalu banyak Protein dan garam dapat mengakibatkan penipisan kalsium pada tulang.

Kopi ,teh , minuman soda ternyata dapat menyebabkan tubuh kehilangan

banyak kandungan kalsium di bandingkan dengan orang – orang yang

jarang minum kopi ,teh atau minuman soda…!?

Obat yang dianggap sebagai obat dewa yaitu kortison ternyata dapat

menyebabkan keropos tulang atau yang dikenal dengan Osteo

porosis dan memperlambat pertumbuhan tulang.

Sungguh Allah Maha Pencipta , tahukah kamu bahwa lidah kita mempu

nyai kurang lebih 10.000 indra perasa untuk mencicipi masa

kan yang sedaaap ….!!

Kebiasaan minum Alkohol sangat tidak ada faedahnya ,karena dapat

menjadi ketagihan , merusak sel Hati / lever sehingga dapat me-

nyebabkan sirosis Hati dan juga osteoporosis dini…wah..!?

Mulut kita ternyata dalam satu hari dapat menghasilkan air liur seba-

nyak satu (1) liter.

Percaya nggak…?!

Serangan Jantung ternyata paling banyak pada pagi hari ,yaitu pada

pada saat tekanan darah meningkat dan paling banyak terjadi pada

hari SENIN PAGI karena STRESS harus kerja setelah berakhir pekan..!

Ternyata Pada pagi hari terjadi peningkatan kadar testosteron baik pada

pria dan wanita dan peningkatan hormaon Estrogen dan Progesteron

pada Wanita , sehingga itulah sebabnya mengapa terjadi serangan

Fajar…?

Sarapan Pagi ternyata sangat penting karena ternyata Metabolis

me bekerja 20 % lebih cepat dan secara bertahap makin menu

run hingga malam,,,!

Article Source:http://nusaindah.tripod.com/tahukahkamu.htm

Manajemen – DASAR-DASAR MANAJEMEN DAN BISNIS

MANAJEMEN
Proses menggunakan berbagai sumber daya organisasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi
melalui berbagai fungsi seperti fungsi   merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi. Manajemen Sebagai Ilmu PengetahuanManajemen Sebagai OrangManajemen Sebagai KarierManajemen Sebagai Seni
MANAJER
Orang yang bertanggung jawab untuk mengarahkan usaha yang bertujuan membantu organisasi dalam mencapai sasarannya.

TINGKATAN MANAJER
Manajer Puncak (eksekutif)Manajer Menengah (kepala bagian, kepala divisi)Manajer Lini (kepala seksi, supervisor)

PROSES
Proses adalah cara sistematik yang sudah ditetapkan dalam menangani kegiatan.
Di sini semua manajer terlibat dalam kegiatan/aktivitas yang saling terkait untuk mencapai sasaran yan mereka inginkan.

ORGANISASI
Dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran yang spesifik atau sejumlah sasaran.

GOAL (sasaran)
Tujuan yang diusahakan untuk dicapai oleh suatu organisasi.
Organisasi sering kali mempunyai lebih dari satu sasaran.
Sasaran merupakan elaman dasar dari organisasi.

PLANNING (merencanakan)
Proses menetapkan sasaran dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi.

ORGANIZING (mengorganisasikan)
Proses mempekerjakan dua orang atau lebih untuk bekerja sama dalam cara yang terstruktur guna mencapai sasaran yang spesifik atau beberapa sasaran.

LEADING (memimpin)
Proses mengarahkan dan mempengaruhi aktifitas yang berkaitan dangan pekerjaan dari anggota kelompok atau seluruh organisasi.

CONTROLLING (pengendalian)
Proses untuk memastikan bahwa aktifitas sebenarnya sesuai denan aktifitas yang direncanakan.

EFFICIENCY (efisiensi)
Kemampuan untuk meminimalkan sumber daya dalam mencapai tujuan organisasi :
“melakukan dangan tepat”

EFFECTIVENESS (efektifitas)
Kemampuan untuk menentukan tujuan yang memadahi :
“melakukan hal yang tepat”

UNSUR-UNSUR DI DALAM MANAJEMEN dikenal dengan istilah 6M

1.    MEN
orang yang diajak bekerja sama
2.    METHOD
cara yang diperlukan
3.    MATERIALS
bahan yang diolah
4.    MACHINES
alat kerja yan dipergunakan
5.    MONEY
modal yang digunakan biasanya uang
6.    MARKETS
pasar dimana hasil tersebut dijual, tempat dimana hasil tersebut diserahkan, dipertunjukkan

MANAJERIAL PERFORMANCE (Prestasi Kerja Manajerial)
Ukuran seberapa efisien dan efektif seorang manajer, seberapabaik dia menetapkan tujuan yan memadai.

ORGANIZATIONAL PERFORMANCE (Prestasi Kerja Organisasi)
Ukuran seberapa efisien dan efektif sebuah organisasi, seberapa baik organisasi itu mencapai tujuan yang memadai.

ORGANISASI MEMBERI KONTRIBUSI PADA STANDAR HIDUP SAAT INI
Organisasi di seluruh dunia membuat beraneka macam barang tersedia bagi pelanggan.

BISNIS
Aktivitas usaha yang akan mendatangkan profit atau laba.

STRATEGI BISNIS


Knowledge
Pengetahuan tentang :
– perusahaan
– produk
– nasabah (pelanggan)
– pesaing (sebagai partner)  

Attitude
– Sikap mental positif :
– Rendah hati
– Percaya diri
– Sabar
– Tekun
– Jujur
– Dapat menghargai
– Bertanggung jawab
– Disiplin

Skill

Kepandaian :
Komunikasi
Menjual
Berpikir kreatif
Memecahkan masalah
Hubungan antar manusia

Habits
Penerapan ketrampilan terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan kerja yang positif

 Artikel Manajemen Umum lainnya:

Algoritma


ALGORITMA

Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.

Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.

Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.

Sejarah istilah “algoritma”

Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawarizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 “Algorithmi de numero Indorum”. Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Jenis-jenis Algoritma

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.

* Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.

* Dynamic programming, paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal (, dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih . Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer, sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil, tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi.

* Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan “serakah” apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

Referensi:
– http://id.wikipedia.org/wiki/Algoritma

Artikel terkait:
# E-BOOK MATERI KULIAH ALGORITMA LENGKAP

KARYA ILMIAH-ANEKA MACAM KREASI DARI KAIN FLANEL MERAMBAH BISNIS UKM


Disusun Oleh :

Nama : Risandra Rejina

NPM : 25209527

Kelas : 1EB17

Fakultas/ Jurusan : Ekonomi/Akuntansi

Universitas Gunadarma

2009

KATA PENGANTAR

Karya tulis ANEKA MACAM KREASI dari KAIN FLANEL MERAMBAH BISNIS UKM , disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Bisnis. Dan digunakan sebagai bahan pembelajaran soft skiil pada mata kuliah pengantar bisnis.

Di dalam karya tulis, telah di sampaikan mengenai suatu kerajinan dengan menggunakan kreativitas, yaitu kerajinan kain flanel atau yang biasa disebut kain felt. Mulai dari latar belakang usaha tersebut, cara membuat salah satu bentuk, keuntungan dari usaha ini, dan apa saja yang di butuhkan untuk memulai usaha tersebut.

Untuk itu saya ingin menyampaikan rasa terimakasih saya kepada dosen Pengantar bisnis, Bapak Anasta Surya Ginting yang telah mempercayakan untuk mnyelesaikan tugas ini. Serta teman-taman sekalian yang tergabumg dalam Fakultas Ekonomi Akuntansi Universitas Gunadarma yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas ini.

Menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan untuk itu, diharapkan kritik dan saran yang dapat membangun untuk lebih baik di masa yang akan datang.

Bekasi,23 November 2009

Penulis,

Risandra Rejina

BAB I

PENDAHULUAN

1. A. Latar Belakang Masalah

Hiasan merupakan suatu yang dapat mempercantik barang yang lain atau benda lain. Hal itu berarti ada keterkaitan antara benda yang satu dengan benda yang lain, dan sangat jelas terlihat bila kita lihat misalnya antara tas pastinya dapat lebih menarik jika kita memberikan hiasan seperti gantungan kunci pada resletingnya. Hiasan seperi gantungan juga dapat dipakai sebagai gantungan kunci.

Dengan adanya kreativitaslah yang dapat menjadikan hiasan cantik menjadi unik, dan banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana cara menjadikan barang yang mereka punya dapat terlihat lebih menarik. Oleh karena itu biasanya orang-orang mencari solusi dengan berbagai cara, salah satunya dengan bahan yang sederhana saja dapat dijadikan hiasan menarik seperti gantungan kunci kain flanel atau kan felt. Selain itu gantungan kain flanel juga banyak di pesan sebagai souvenir pernikahan, hadiah ataupun koleksi.

Seiring dengan banyaknya kebutuhan untuk mengkoleksi ataupun menjadikan souvenir, maka munculah pula bisnis yang menawarkan jasa pembuatan pernak-pernik dan souvenir lucu dari kain flannel.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan dilihat dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan permasalah sebagai berikut :

1. Mengapa banyak orang yang tertarik dengan hiasan ataupun pernak-pernik dari kain flanel?

2. Apa yang di butuhkan untuk membuat gantungan dari kain flanel?

3. Berapa kisaran harga pada souvenir dari kain flanel?

4. Sasaran pasar yang bagaimanakah yang tepat untuk bisnis souvenir kain flanel?

5. Apa manfaat yang dapat diambil dari konsumen dan produsen?

C. Tujuan

Berdasarkan masalah diatas, karya tulis ilmiah ini di buat dengan tujuan :

1. Memberikan informasi kepada masyarakat untuk tetap mengembangkan dan melestarikan kreativitas yang dapat bermanfaat dalam bisnis UKM terutama dalam bisnis souvenir dari kain flanel.
2. Memberikan pengetahuan untuk memulai usaha UKM dalam bidang kreativitas melalui aneka souvenir dari kain flanel.
3. Memberikan ide – ide kreativ dalam mengembangkan usaha dengan kreativitas terutama dalam pembuatan souvenir dari kain flanel.

D. Maanfaat Penelitian

Manfaat dari karya tulis ilmiah ini adalah :

1. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat, untuk memulai usaha bukan hanya dari yang besar.
2. Memberikan informasi dalam mengembangkan usaha melalui sebuah kreativitas yang sederhana.
3. Memberikan informasi apa saja yang dibutuhkan untuk membuka usaha kreativitas dari kain flanel.
4. Manfaat yang diperoleh penulis yaitu sebagai pembelajaran awal dalam menyusun karya tulis yang selanjutnya.

BAB II

LANDASAN TEORI

1. Awal Mula Bisnis Kreasi dari Kain Flanel

Berkreasi tidak hanya dapat dilakukan dengan barang yang rumit dan sulit didapat. Tetapi hanya dengan bahan yang sederhana dapat dijadikan hasil kreasi yang memuaskan bahkan dapat mendatangkan keuntungan. Kreasi juga bias dating dari sekedar hobi, hobi ternyata bisa mendatangkan keuntungan. Dari tangan-tangan kreatif, sebuah hobi bisa mendatangkan tambahan penghasilan dalam jumlah yang lumayan. Hal utama yang diperlukan dalam mengembangkan bisnis adalah komitmen. Aneka kreasi Anda bisa dijadikan souvenir/cinderamata. Salah satu krativitas yang bisa dijadikan souvenir adalah kain flanel. Kain flannel tidak hanya mengandalkan kretivitas tetapi juga harus dibarengi oleh keterampilah menjahit. Untuk itu bagi anda yang sangat tertarik dengan pernik dari kain flannel, jika ingin membuat sendiri harus memiliki keterampilan menjahit.

Hiasan ataupun souvenir ini banyak diminati oleh anak-anak, remaja ataupun orang dewasa. Bentuknya yang unik dan lucu sesuai pemintaan membuat orang menyukai souvenir tersebut. Kegunaan kerajinan ini adalah sebagai souvenir ulang tahun, koleksi, souvenir pernikahan, hadiah ulang tahun, dll.

Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang mudah didapat dan murah. Hal yang diperlukan dalam membuat kerajinan adalah kreatif. Dengan kreativitas, akan tercipta bentuk-bentuk yang unik dan lucu. Harga untuk bahan bakunyapun relative murah. Kemudian bahan – bahan lainnya seperti ring gantungan dan benang sangat mudah didapat serta mudah dijangkau.

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian

Bekasi Timur, Perumnas 3 pada hari Senin, 23 November 2009

B. Sumber Penelitian

Pemilik Rumah Industri Kecil, sebagian pegawai dan konsumen

C. Metode yang di Ambil untuk Penelitian

1. Survei.

2. Wawancara

BAB IV

HASIL PENELITIAN

A. Informasi yang dapat diberikan Sebagai Ketertarikan Konsumen

Sesuatu yang dibuat dengan cara sederhana tetapi memiliki daya terik dan keunikan tentu saja dapat membuat sebagian orang menjadi penasaran. Seperti pada halnya kreasi yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar kain flanel ini dapat menarik masyarakan untuk mengkoleksi ataupun untuk dijadikan sebagai souvenir.

Dalam pembuatan kreasi pernak-pernik dari kain flanel ini bukan hanya kretivitas yang dibutuhkan tetapi juga keterampilan menjahit, karena biasanya dalam pembuatanya yang biasa dipesan harus sesuai dengan permintaan si konsumen.

B. Alat dan Bahan yang Dibutuhkan dalam Pembuatan Kreasi dari Kain Flanel

Dalam pembuatan pernak-pernik dari kain flanel tentu saja harus menggunakan alat dan bahan. Alat dan bahan yang digunakan sangat sederhana dan mudah didapat, seperti :

1. Kain flanel dengan ukuran sesuai selera
2. Gunting kain
3. Benang woll
4. Lem ( jika diperlukan)
5. resleting (jika diperlukan)
6. dakron
7. ring gantungan (jika diperlukan)

Alat dan bahan tersebut dapat digunakan sesuai dengan bentuk dan motiv yang diinginkan. Bentuk bentuknya juga bervariasi seperti bentuk buah-buahan, kepala binatang dan dengan berbagai fungsi seperti untuk gantungan, tempat HP, tempat pensil, taktakn gelas, pembatas buku, dompet koin dan lain-lain.

C. Kisaran Harga untuk Souvenir Kain Flanel

Pernak-pernik dari kain flannel ini tersedia dengan berbagai ukuran dan harganyapun bervariatif, di sesuaikan dengan ukuran dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya. berbagai macam aksesoris flanel seperti dompet koin, gantungan kunci, dll. Semua kerajinan dikerjakan dengan jahit tangan (hand made).

Sebagai sample harga sebagai berikut :

* Dompet Koin Strawberry Rp. 6.000,- (ukuran 11 x 11 cm)
* Dompet Koin Aneka Binatang Rp. 5.000,- (ukuran rata-rata 10 x 10 cm) Kecuali Dompet Koin Sapi Rp. 6.000,-
* Kantong HP Rp. 5.000,- (ukuran 7 x 16 cm)
* Gantungan Kunci/HP Rp. 3.000,- (ukuran 5 x 5 cm)
* Magnet Binatang Rp.3.000,- (ukuran 5 x 5 cm)
* Pembatas Buku Rp.2.000,- (ukuran 3,5 x 14 cm)
* Tatakan Gelas Rp. 1.500,- (ukuran 7 x 7 cm)
* Aneka Gantungan/Magnet Huruf Rp. 1.500,- (ukuran 5 x 5 cm)

Dan sebagai sample, ini salah satu langkah dasar kreasi kain flannel:

* Persiapkanlah bahan dan alat yang digunakan seperti: kain flanel aneka warna, benang sulam & benang jahit, jarum, gunting, manik-manik hitam, ritsleting, tali, dan lem serbaguna.
* Buatlah pola kreasi yang diinginkan pada kertas karton, gunting lalu pindahkanlah pola tersebut pada kain flanel dengan menggunakan pensil/pulpen gel (untuk kain flanel berwarna cerah) atau kapur jahit (untuk kain flanel berwarna gelap).
* Gunakanlah kain flanel yang bersih dan tidak memiliki bekas lipatan. Untuk merapikan kain flanel yang memiliki bekas lipatan, seterikalah dengan hati-hati dan suhu seterika jangan terlalu panas.
* Untuk memudahkan menjahit risleting, jelujurlah terlebih dahulu atau berilah sedikit lem.
* Gunakanlah benang sulam untuk menjahit kain flanel, warnanya disesuaikan dengan warna kain flanel.
* Ada beberapa jenis teknik tusuk jahit dan tusuk hias, diantaranya tusuk feston, tikam jejak, jeruji dan tusuk pipih. Yang paling sering digunakan adalah tusuk feston karena selain memperindah bentuk kreasi yang dihasilkan, tusuk feston ini berguna untuk merapikan pinggiran kain flanel, menggabungkan 2 lembar kain yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama, serta untuk menjahit ritsleting pada kain.

Bab V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat di simpulkan sebagai berikut :

1. Kita dapat memulai usaha tidak hanya dengan biaya yang besar dan cara yang rumit, tetapi hanya dengan kreativitas yang perlu ditingkatkan dapat menghasilkan peluang bisnis yang menguntungkan.

2. Dalam menjalankan bisnis yang membutuhkan kreativitas, harus lebih ditingkatkan pada keunikan sehingga barang yang dihasilkan memiliki daya tarik tersendiri.

B. Saran

Bagi para pengusaha pemula, dapat dilihat saran sebagai berikut :

1. Mulailah usaha dengan modal yang memadai. Serta pastikan modal tersebut dikelola dengan baik dan benar.

2. Pilihlah tempat pemasaran yang sesuai usaha anda dengan tepat. Tempat dengan sasaran pasar.

3. Pastikan promosi dilakukan secra maksimal untuk memperkenalkn bisnis towel cake anda yang telah di jalankan, dapat melalui media cetak maupun face to face atau dengan demo.

4. Tampilkan kreativitas – kreativitas baru yang unik, menarik agar dapat menarik hati para konsumen.

Source: http://risandra.ngeblogs.com/2009/11/25/pengantar-bisnis-jilid-2/

Mungkin Anda juga ingin membaca:

Thomas Alva Edison

Penemu Terbesar Dunia
Thomas Alva Edison, seorang penemu terbesar di dunia. Bayangkan, ia menemukan 3.000 penemuan, diantara-nya lampu listrik, sistim distribusi listrik, lokomotif listrik, stasiun tenaga listrik, mikrofon, kinetoskop (proyektor film), laboratori-um riset untuk industri, fonograf (berkembang jadi tape-recorder), dan kinetograf (kamera film).

Ia anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat. Buah perkawinan Samuel Ogden, keturunan Belanda dengan Nancy Elliot. Sebagaimana umumnya orangtua, Samuel dan Nancy menyambut kelahiran anaknya dengan suka-cita. Tidak ada hal aneh dalam proses kelahiran anak ini. Namun setelah anak ini mulai bertumbuh, terlihat hal-hal ‘aneh’ yang membuatnya lain dari anak yang lain. Bayangkan, pada usia enam tahun ia pernah mengerami telur ayam.

Setelah berumur 7 tahun, ia masuk sekolah. Tapi malang, tiga bulan kemudian ia dikeluarkan dari sekolah. Gurunya menilainya terlalu bodoh, tak mampu menerima pelajaran apa pun. Untunglah ibunya, Nancy, pernah berprofesi guru. Sang ibu mengajarnya membaca, menulis dan berhitung. Ternyata anak ini dengan cepat menyerap apa yang diajarkan ibunya.

Anak ini kemudian sangat gemar membaca. la membaca berbagai jenis buku. Berjilid-jilid ensiklopedi dibacanya tanpa jemu. Ia juga membaca buku sejarah Inggris dan Romawi, Kamus IPA karangan Ure, dan Principia karangan Newton, dan buku Ilmu Kimia karangan Richard G. Parker.

Selain itu, ia juga anak yang sangat memahami kondisi ekonomi orangtuanya. Pada umur 12 tahun ia tak enggan jadi pengasong koran, kacang, permen, dan kue di kereta api. Sebagian keuntungannya diberikan kepada orang tuanya. Hebatnya, saat berjualan di dalam kereta api itu, ia gemar pula melakukan berbagai eksprimen. Bahkan sempat menerbitkan koran Weekly Herald. Suatu ketika, saat bereksprimen, sebuah gerbong hampir terbakar karena cairan kimia tumpah. Kondektur amat marah dan menamparnya hingga pendengarannya rusak.

Kemudian sejarah ilmu pengetahuan mencatat nama orang yang hidup tahun 1847-1931 ini (meninggal di West Orange, New York, pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun), sebagai penemu terbesar di dunia dengan 3000 penemuan. Ia bahkan pernah menemukan 400 macam penemuan dalam masa 13 bulan. *e-ti/tian dari berbagai sumber

Sumber Artikel: *** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Albert Einstein

Albert Einstein (lahir 14 Maret 1879 – meninggal 18 April 1955 pada umur 76 tahun) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”.

Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.
Albert Einstein, Tokoh Abad Ini (Person of the Century)

Pada tahun 1999, Einstein dinamakan “Tokoh Abad Ini” oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama “Einstein” digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya “Albert Einstein” didaftarkan sebagai merk dagang.

Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

Rumus Einstein yang paling terkenal adalah E=mc²

Biografi

Masa muda dan universitas

Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola.

Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.

Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika.

Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat kota Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia.

Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negara Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl Einstein, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.
[sunting] Kerja dan Gelar Doktor
Albert Einstein, 1905

Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana “menjelaskan dirinya secara benar”. Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.

Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (“On a new determination of molecular dimensions”) pada tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.

Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik”. Mereka biasanya ditujukan kepada “Annus Mirabilis Papers” (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

Gerakan Brown

Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama “On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid”, mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial.

Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguna, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brown.

Sumber dan Referensi:
-http://id.wikipedia.org/wiki/Albert_Einstein

Kuliah Mekanika Teknik TI – Keseimbangan Partikel (2D)

KULIAH II
MEKANIKA TEKNIK TI
KESEIMBANGAN PARTIKEL (2D)Equilibrium of a Particle (2-D)Today’s Objectives:
Students will be able to :
a) Draw a free body diagram (FBD), and,
b) Apply equations of equilibrium to solve a 2-D problem.
For a given cable strength, what is the maximum weight that can be lifted ?
Equations of Equilibrium (2-D)Since particle A is in equilibrium, the net force at A is zero.
So FAB + FAD + FAC = 0
or   ? F = 0
Or, written in a scalar form,
These are two scalar equations of equilibrium (EofE).  They can be used to solve for up to two unknowns.

In general, for a particle in equilibrium, ? F = 0   or 
?Fx i  +  ?Fy j   =   0   =  0 +  0 j    (A vector equation)
EXAMPLE
Write the scalar EofE:

+ ? ? Fx = TB cos 30º  –  TD  =   0
+ ? ?Fy  =  TB sin 30º  –  2.452 kN = 0

Solving the second equation gives: TB = 4.90 kN
From the first equation, we get: TD = 4.25 kN
Note : Engine mass = 250 Kg

FBD at  A
Given: The car is towed at constant speed by the 600 N force and the angle ? is 25°.Find:    The forces in the ropes AB and AC.1. Draw a FBD for point A.
2. Apply the EofE to solve for the forces in ropes AB and AC.
F = 600 N

? = 25o

F = 600 N
? = 25o
30°
25°
600 N
FAB

FAC

A
FBD at point A

Applying the scalar EofE at A, we get;
+ ? ?Fx = FAC cos 30° – FAB cos 25° = 0
+ ? ?Fy = -FAC sin 30° – FAB sin 25° + 600  = 0
Solving the above equations, we get;
FAB = 634 N
FAC = 664 N
In a ship-unloading operation, a 15.6 kN automobile is supported by a cable. A rope is tied to the cable and pulled to center the automobile over its intended position. What is the tension in the rope?
SOLUTION:
Construct a free-body diagram for the particle at the junction of the rope and cable.
Determine the unknown force magnitudes.
Given: Sack A weighs 20 N. and geometry is as shown.Find: Forces in the cables and weight of sack B.1. Draw a FBD for Point E.
2. Apply EofE at Point E to solve for the unknowns (TEG & TEC).
3. Repeat this process at C.
The scalar EofE are:
+ ?   ? Fx = TEG  sin 30º –  TEC cos 45º = 0
+ ?    ? Fy = TEG cos 30º –  TEC sin 45º  – 20 N  = 0

Solving these two simultaneous equations for the two unknowns yields:    
TEC = 38.6 N
TEG = 54.6 N
A FBD at E should look like the one to the left.  Note the assumed directions for the two cable tensions.

? ? ? Fx = 38.64 cos 45?  – (4/5) TCD  =  0
? ?  ? Fy  = (3/5) TCD +  38.64 sin 45?  –  WB  =  0
Solving the first equation and then the second yields   
TCD = 34.2 N     and    WB = 47.8 N .
The scalar EofE are:

Now move on to ring C.   A FBD for C should look like the one to the left. 

1) When a particle is in equilibrium, the sum of forces acting on it equals ___ . (Choose the most appropriate answer)
A) a constant B) a positive number C) zero
D) a negative number E) an integer.
2) For a frictionless pulley and cable, tensions in the cable (T1 and T2) are related as _____ .
A) T1 > T2
B) T1 = T2
C) T1 < T2
D) T1 = T2 sin ?
ATTENTION QUIZ
F2

20 N
F1

C
50°
3. Using this FBD of Point C, the sum of forces in the x-direction (? FX) is ___ .   Use a sign convention of +  ? .
    A) F2 sin 50°  – 20  = 0
    B) F2 cos 50°  – 20  = 0
    C) F2 sin 50°  – F1   = 0
    D) F2 cos 50° + 20  = 0

Pengantar Ilmu Jurnalistik

Pengantar Ilmu Jurnalistik
In Jurnalisme on April 26, 2007 at 1:51 am

Oleh: Dian Amalia

1. Pengertian Jurnalistik
Definisi jurnalistik sangat banyak. Namun pada hakekatnya sama, para tokoh komuniikasi atau tokoh jurnalistik mendefinisikan berbeda-beda. Jurnalistik secara harfiah, jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan. Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day) atau “catatan harian” (diary). Dalam bahasa Belanda journalistiek artinya penyiaran catatan harian.

Istilah jurnalistik erat kaitannya dengan istilah pers dan komunikasi massa. Jurnalistik adalah seperangkat atau suatu alat madia massa. Pengertian jurnalistik dari berbagai literature dapat dikaji definisi jurnalistik yang jumlahnya begitu banyak. Namun jurnalistik mempunyai fungsi sebagai pengelolaan laporan harian yang menarik minat khalayak, mulai dari peliputan sampai penyebarannya kepada masyarakat mengenai apa saja yang terjadi di dunia. Apapun yang terjadi baik peristiwa factual (fact) atau pendapat seseorang (opini), untuk menjadi sebuah berita kepada khalayak.

Jurnalistik adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan atau pelaopran setiap hari. Jadi jurnalistik bukan pers, bukan media massa. Menurut kamus, jurnalistik diartikan sebagai kegiatan untuk menyiapkan, mengedit, dan menulis surat kabar, majalah, atau berkala lainnya.

Untuk lebih jelasnya apa yang dimaksud dengan jurnalistik, dibawah ini adalah definisi dari para tokoh tentang jurnalistik seperti yang di rangkum oleh Kasman dalam bukunya bahwa jurnalistik adalah:

F. Fraser Bond dalam bukunya An Introduction to Journalism menyatakan: “Journalism ambraces all the forms in which and trough wich the news and moment on the news reach the public”. Jurnalistik adalah segala bentuk yang membuat berita dan ulasan mengenai berita sampai pada kelompok pemerhati.

M. Djen Amar, jurnalistik adalah usaha memproduksi kata-kata dan gambar-gambar yang dihubungkan dengan proses transfer ide atau gagasan dengan bentuk suara, inilah cikal bakal makna jurnalistik sederhana. Pengertian menurut Amar juga dijelaskan pada Sumadiria. Jurnalistik adalah kegiatan mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan berita kepada khalayak seluas-luasnya.

M. Ridwan, adalah suatu kepandaian praktis mengumpulkan, mengedit berita untuki pemberitaan dalam surat kabar, majalah, atau terbitan terbitan berkala lainnya. Selain bersifat ketrampilan praktis, jurnalistik merupakan seni.

Onong U. Effendi, jurnalistik adalah teknik mengelola berita sejak dari mendapatkan bahan sampai kepada menyebarluaskannya kepada khalayak. Pada mulanya jurnalistik hanya mengelola hal-hal yang sifatnya informatif saja.

Adinegoro, jurnalistik adalah semacam kepandaian karang-mengarang yang pokoknya memberi perkabaran pada masyarakat dengan selekas-lekasnya agar tersiar seluas-luasnya. Sedang menurut Summanang, mengutarakan lebih singkat lagi, jurnalistik adalah segala sesuatu yang menyangkut kewartawanan.

Dalam buku Jurnalistik Indonesia karya Sumadiria juga mengungkapkan pengertian beberapa tokoh antara lain; F.Fraser Bond, Roland E. Wolseley, Adinegoro, Astrid S. Susanto, Onong U. Effendi, Djen Amar, Erik Hodgins, Kustadi Suhandang, dan bahkan penulis itu sendir Haris Sumadiria.

Roland E. Wolseley dalam Understanding Magazines (1969:3), jurnalistik adalah pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi umum, pendapat pemerhati, hiburan umum secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada surat kabar, majalah, dan disiarkan di stasiun siaran.

Astrid S. Susanto, jurnalistik adalah kegiatan pencatatan dan atau pelaporan serta penyebaran tentang kejadian sehari-hari.

Erik Hodgins (Redaktur Majalah Time), jurnalistik adalah pengiriman informasi dari sini ke sana dengan benar, seksama, dan cepat, dalam rangka membela kebenaran dan keadilan.

Haris Sumadiria, pengertian secara teknis, jurnalistik adalah kegiatan menyiapkan, mencari, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menyebarkan berita melalui media berkala kepada khalayak seluas-luasnya dengan secepat-cepatnya.

Dalam buku Kustadi Suhandang, juga terdapa satu pakar lagi yang mendefinisikan pengertian jurnalistik, yaitu A.W. Widjaya, menyebutkan bahwa jurnalistik merupakan suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan dengan cara menyiarkan berita ataupun ulasannya mengenai berbagai peritiwaatau kejadian sehari-hari yang aktualdan factual dalam waktu yang secepat-cepatnya.

Sedang menurut Kustadi Suhandang sendiri Kustadi, jurnalistik adalah seni atau ketrampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya.

Menurut A.Muis dan Edwin Emery yaitu; A.Muis (pakar hukum komunikasi) mengatakan bahwa definisi tentang jurnalistik cukup banyak. Namun dari definisi-definisi tersebut memiliki kesamaan secara umum. Semua definisi juranlistik memasukan unsur media massa, penulisan berita, dan waktu yang tertentu (aktualitas). Menurut Edwin Emery juga sama mengatakan dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas). Dan Emery menambahkan bahwa seorang jurnalis memiliki dua fungsi utama. Pertama, fungsi jurnalis adalah melaporkan berita. Kedua, membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada beritanya.

Menurut Ensiklopedi Indonesia, jurnalistik adalah bidang profesi yang mengusahakan penyajian informasi tentang kejadian dan atau kehidupan sehari-hari (pada hakikatnya dalam bentuk penerangan, penafsiran dan pengkajian) secara berkala, dengan menggunakan sarana-sarana penerbitan yang ada.

Sumadiria juga menambahkan bahwa jurnalistik dalam Leksikon Komunikasi dirumuskan, jurnalistik adalah pekerjaan mengumpulkan, menulis, menyunting dan menyebarkan berita dan karangan utuk surat kabar, majalah, dan media massa lainnya seperti radio dan televisi.

2. Ruang Lingkup Jurnalistik

Ruang lingkup jurnalistik sama saja dengan ruang lingkup pers. Dalam garis besar jurnalistik Palapah dan Syamsudin dalam diktat membagi ruang lingkup jurnalistik ke dalam dua bagian, yaitu : news dan views (Diktat “Dasar-dasar Jurnalistik”).

News dapat dibagi menjadi menjadi dua bagian besar, yaitu :

1. Stainght news, yang terdiri dari :

a. Matter of fact news

b. Interpretative report

c. Reportage

2. Feature news, yang terdiri dari :

a. Human interest features

b. Historical features

c. Biographical and persomality features

d. Travel features

e. Scientifict features

Views dapat dibagi kedalam beberapa bagian yaitu :

1. Editorial

2. Special article

3. Colomum

4. Feature article

3. Sejarah Jurnalistik

Pada mulanya jurnalistik hanya mengelola hal-hal yang sifatnya informatif saja. Itu terbukti pada Acta Diurna sebagai produk jurnalistik pertama pada zaman Romawi Kuno, ketika kaisar Julius Caesar berkuasa.

Sekilas tentang pengertian dan perkembangan jurnalistik, Assegaff sedikit menceritakan sedikit sejarah. Bahwa jurnalistik berasal dari kata Acta Diurna, yang terbit di zaman Romawi, dimana berita-berita dan pengumuman ditempelkanatau dipasang di pusat kota yang di kala itu disebut Forum Romanum. Namun asal kata jurnalistik adalah “Journal” atau “Du jour” yang berarti hari, di mana segala berita atau warta sehari itu termuat dalam lembaran tercetak. Karena kemajuan teknologi dan ditemukannyapencetakan surat kabar dengan system silinder (rotasi), maka istilah “pers muncul”, sehingga orang lalu mensenadakan istilah “jurnalistik” dengan “pers”.

Sejarah yang pasti tentang jurnalistik tidak begitu jelas sumbernya, namun yang pasti jurnaliatik pada dasarnya sama yaitu diartikan sebagai laporan. Dan dari pengertian ada beberapa versi. Kalau dalam dari sejarah Islam cikal bakal jurnalistik yang pertama kali didunia adalah pada zaman Nabi Nuh.

Suhandang dalam bukunya juga menerangkan sejarah Nabi Nuh teerutama dalam menyinggung tentang kejurnalistikan. Dikisahkan bahwa pada waktu itu sebelum Allah SWT menurunkan banjir yang sangat hebatkepada kaum yang kafir, maka datanglah maiakat utusan Allah SWT kepada Nabi Nuh agar ia memberitahukan cara membuat kapal sampai selesai. Kapal yang akan dibuatnya sebagai alat untuk evakuasi Nabi Nuh beserta sanak keluarganya, seluruh pengikutnya yang shaleh dan segala macam hewan masing-masing satu pasang. Tidak lama kamudian, seusainya Nabi Nuh membuat kapal, hujan lebat pun turun berhari-hari tiada hentinya. Demikian pula angin dan badai tiada henti, menghancurkan segala apa yang ada di dunia kecuali kapal Nabi Nuh. Dunia pun dengan cepat menjadi lautan yang sangat besar dan luas. Saat itu Nabi Nuh bersama oranng-orang yang beriman lainnya dan hewan-hewan itu telah naik kapal, dan berlayar dengan selamat diatas gelombang lautan banjir yang sangat dahsyat.

Hari larut berganti malam, hingga hari berganti hari, minggu berganti minggu. Namun air tetap menggenang dalam, seakan-akan tidak berubah sejak semula. Sementara itu Nabi Nuh beserta lainnya yang ada dikapal mulai khawatir dan gelisah karena persediaan makanan mulai menipis. Masing-masing penumpang pun mulai bertanya-tanya, apakah air bah itu memang tyidak berubah atau bagaimana? Hanya kepastian tentang hal itu saja rupanya yang bisa menetramkan karisuan hati mereka. Dengan menngetahui situasi dan kondisi itu mereka mengharapkan dapat memperoleh landasan berfikir untuk melakukan tindak lanjut dalam menghadapi penderitaanya, terutama dalam melakukan penghematan yang cermat.

Guna memenuhi keperluan dan keinginan para penumpang kapalnya itu Nabi Nuh mengutus seekor burung dara ke luar kapal untuk meneliti keadaan air dan kemungkinan adanya makanan. Setelah beberapa lama burung itu terbang mengamati keadaan air, dan kian kemari mencari makanan, tetapi sia-sia belaka. Burung dara itu hanya melihat daun dan ranting pohon zaitun (olijf) yang tampak muncul ke permukaan air. Ranting itu pun di patuknya dan dibawanya pulang ke kapal. Atas datangnya kembali burung itu dengan membawa ranting zaitun. Nabi Nuh mengambil kesimpulan bahwa air bah sudah mulai surut, namun seluruh permukaan bumi masih tertutup air, sehingga burung dara itu pun tidak menemukan tempat untuk istirahat demikianlah kabar dan berita itu disampaikan kepada seluruh anggota penumpangnya.

Atas dasar fakta tersebut, para ahli sejarah menamakan Nabi Nuh sebagai seorang pencari berita dan penyiar kabar (wartawan) yang pertama kali di dunia. Bahkan sejalan dengan teknik-teknik dan caranya mencari serta menyiarkan kabar (warta berita di zaman sekarang dengan lembaga kantor beritannya). Mereka menunjukan bahwa sesungguhnya kantor berita yang pertama di dunia adalah Kapal Nabi Nuh.

Data selanjutnya diperolah para ahli sejarah negara Romawi pada permulaan berdirinya kerajaan Romawi (Imam Agung) mencatat segala kejadian penting yang diketahuinya pada annals (papan tulis yang digantungkan di serambi rumahnya). Catatan pada papan tulis itu merupakan pemberitahuan bagi setiap orang yang lewat dan memerlukannya.

Pengumuman sejenis itu dilanjutkan oleh Julius Caesar pada zaman kejayaannya. Caesar mengumumkan hasil persidangan senat, berita tentang kejadian sehari-hari, peraturan-peraturan penting, serta apa yang perlu disampaikan dan diketahui rakyatnya, dengan jalan menuliskannya pada papan pengumuman berupa papan tulis pada masa itu. (60 SM) dikenal dengan acta diurna dan diletakkan di Forum Romanum (Stadion Romawi) untuk diketahui oleh umum. Terhadap isi acta diurna tersebut setiap orang boleh membacanya, bahkan juga boleh mengutipnya untuk kemudian disebarluaskan dan dikabarkan ke tempat lain.

Baik hikayat Nabi Nuh menurut keterangan Flavius Josephus maupun munculnya acta diurna belum merupakan suatu penyiaran atau penerbitan sebagai harian, akan tetapi jelas terlihat merupakan gejala awal perkembangan jurnalistik. Dari kejadian tersenut dapat kita ketahui adanya suatu kegiatanyang mempunyai prinsip-prinsip komunikasi massa pada umumnya dan kejuruan jurnalistik pada khususnya. Karena itu tidak heran kalau Nabi Nuh dikenal sebagai wartawan pertama di dunia. Demikian pula acta diurna sebagai cikal bakal lahirnya surat kabar harian.

Seiring kemajuan teknologi informasi maka yang bermula dari laporan harian maka tercetak manjadi surat kabar harian. Dari media cetak berkembang ke media elektronik, dari kemajuan elektronik terciptalah media informasi berupa radio. Tidak cukup dengan radio yang hanya berupa suara muncul pula terobosan baru berupa media audio visual yaitu TV (televisi). Media informasi tidak puas hanya dengan televisi, lahirlah berupa internet, sebagai jaringan yang bebas dan tidak terbatas. Dan sekarang dengan perkembangan teknologi telah melahirkan banyak media (multimedia).
DAFTAR PUSTAKA
Assegaff,
1982, Jurnalistik Masa Kini: Pengantar Ke Praktek Kewartawanan, Jakarta, Ghalia Indonesia.
Muis, A. 1999, Jurnalistik Hukum Komunikasi Massa, Jakarta: PT. Dharu Annutama.
Kasman, Suf. 2004, Jurnalisme Universal: Menelusuri Prinsip-Prinsip Da’wah Bi Al-Qalam dalam Al-Qur’an, Jakarta, Penerbit Teraju
Romli, Asep Syamsul M. 2005, Jurnalistik Terapan: Pedoman Kewartawanan dan Kepenulisan, Bandung, Batic Press
Suhandang, Kustadi. 2004, Penngantar Jurnalistik: Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik. Bandung, Penerbit Nuansa.
Sumadiria, AS Haris. 2005, Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature Panduan Praktis Jurnalis Profesional, Bandung, Simbiosa Rekatama Media.
Palapah dan Syamsudin. 1994, Diktat “Dasar-dasar Jurnalistik”
[1] Asep Syamsul M. Romli, Jurnalistik Terapan: Pedoman Kewartawanan dan Kepenulisan, Bandung, Batic Press, 2005, hlm. 01.
[2] Suf Kasman, Jurnalisme Universal: Menelusuri Prinsip-Prinsip Da’wah Bi Al-Qalam dalam Al-Qur’an, Jakarta, Penerbit Teraju, 2004, hlm. 22-23
[3] AS Haris Sumadiria, Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature Panduan Praktis Jurnalis Profesional, Bandung, Simbiosa Rekatama Media, 2005, hlm. 02
[4] Ibid hal, hlm. 03.
[5] Op.cit, Suf Kasman, hlm. 23-24.
[6] AS Haris Sumadiria, Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature Panduan Praktis Jurnalis Profesional, Bandung, Simbiosa Rekatama Media, 2005, hlm. 2-3
[7] A. Muis, Jurnalistik Hukum Komunikasi Massa, Jakarta: PT. Dharu Annutama. 1999, hlm. 24-25
[8] AS Haris Sumadiria, Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature Panduan Praktis Jurnalis Profesional, Bandung, Simbiosa Rekatama Media, 2005, hlm. 02.
[9] Ibid.
[10] Suf Kasman, Jurnalisme Universal: Menelusuri Prinsip-Prinsip Da’wah Bi Al-Qalam dalam Al-Qur’an, Jakarta:Penerbit Teraju, 2004, hlm. 23.
[11] Assegaff, Jurnalistik Masa Kini: Pengantar Ke Praktek Kewartawanan, Jakarta:Ghalia Indonesia, 1982, 9-10.
[12] Suhandang, Kustadi., Pengantar Jurnalistik: Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik. Bandung:Penerbit Nuansa, 2004, hlm. 25-26.
Dian Amalia Mahasiswa Jurnalistik 2006

Artikel Source: http://www.facebook.com/topic.php?uid=91373281934&topic=9272

Pendekatan Teori dan Metode Penelitian Psikologi Lingkungan

PENDEKATAN TEORI
A. LATAR BELAKANG SEJARAH
Membahas perihal teori-teori yang dikemukakan para ahli psikologi lingkungan, maka yang
terlibat adalah teori-teori, baik di dalam maupun di luar disiplin psikologi. Beberapa teori tersebut amat luas jangkauannya dan beberapa lagi yang lain lebih terfokus, beberapa amat lemah dalam data empiris dan beberapa yang lain amat kuat. Dalam kaitan antara lingkungan dengan perilaku manusia, maka kita dapat menyebut sejumlah teori dimana dalam perspektif ini, yang terlibat di dalamnya antara lain adalah geografi, biologi ekologi, behaviorisme, dan psikologi Gestalt (Veitch & Arkkelin, 1995).

Geografi. Beberapa ahli sejarah dan geografi telah mencoba menerangkan jatuh-bangunnya peradaban yang disebabkan oleh karakteristik lingkungan. Sebagai contoh, Toynbee (dalam
Veitch & Arkkelin, 1995) mengembangkan teori bahwa lingkungan (atau secara lebih
spesifik topografi, iklim, vegetasi, ketersediaan air, dan sebagainya) adalah tantangan bagi
penduduk yang tinggal di lingkungan tersebut. Tantangan lingkungan yang ekstrim akan
merusak peradaban, sementara tantangan yang terlalu kecil akan mengakibatkan stagnasi
kebudayaan. Lebih lanjut Toynbee mengusulkan bahwa tantangan lingkungan pada tingkat
menengah juga dapat mempengaruhi perkembangan peradaban. Pada tingkat yang makin
berkurang atau sebaliknya makin berlebihan hasilnya justru akan memperlemah pengaruhnya.
Gagasan mengenai tantangan lingkungan dan respon-respon perilakunya meski didasari oleh
para penganut geographical determinism, ternyata seringkali merupakan bentuk-bentuk atau
variasi-variasi teori yang diterapkan dalam psikologi lingkungan.
Sebagai contoh Barry, Child dan Bacon (dalam Veitch & Arkkelin, 1995) mengusulkan
bahwa kebudayaan masyarakat pertanian (yang tidak nomaden) ternyata menekankan pola
asuh pada generasinya berupa: tanggungjawab, ketaatan, dan kepatuhan. Sebaliknya pada
kebudayaan nomaden pola asuh yang ditekankan adalah pada kemandirian dan akal.
Perbedaan ini dapat dijelaskan sebagai berikut. Pada kebudayaan pertanian, orang tinggal dan bekerja bersama-sama dalam suatu komunitas yang tanpa mobilitas yang tinggi,
sehingga yang dihasilkan adalah organisasi yang teratur. Hal tersebut tentunya akan lebih
menekankan pola asuh kepada ketaatan dan kepatuhan. Lain halnya dengan orang nomaden
yang lebih menyiapkan generasi mudanya untuk terbiasa dalam menghadapi situasi alam
yang berubah dan tidak dapat diramalkan pada saat menjelajahi alam, sehingga yang lebih
dibutuhkan adalah kemandirian dan akal. Berdasarkan keterangan-keterangan tersebut di
atas, maka dapat dikatakan bahwa suatu seting lingkungan tertentu memberi peluang yang
terbaik bagi masyarakat penghuninya untuk mempertahankan diri.
Biologi Ekologi. Perkembangan teori-teori ekologi menunjukkan adanya perhatian terhadap
adanya ketergantungan biologi dan sosiologi dalam kaitan hubungan antara manusia dengan
lingkungannya, dimana hal itu secara signifikan mempengaruhi pemikiran-pemikiran psikologi
lingkungan. Dengan perkembangan ilmu ekologi, seseorang tidak dianggap terpisah dari
lingkungannya, melainkan merupakan bagian yang integral dari lingkungan. Pendapat
mengenai hubungan yang saling tergantung antara manusia dengan lingkungannya pada saat
ini akan tampak pada teori-teori yang dikembangkan pada disiplin psikologi lingkungan.
Lingkungan dan penghuninya masih sering dikaji sebagai komponen yang terpisah, meskipun
tidak ada keraguan lagi adanya hubungan yang saling tergantung di antara mereka.
Behaviorisme. Pengaruh penting lain yang merupakan pemikiran yang datang dari cabang
disiplin psikologi sendiri adalah behaviorisme. Pemikiran kalangan behavioris muncul
sebagai reaksi atas kegagalan teori-teori kepribadian untuk menerangkan perilaku manusia.
Pada saat ini secara umum dapat diterima bahwa dua hal penting yang menjadi pertimbangan
adalah konteks lingkungan dimana suatu perilaku muncul dan variabel-variabel personal
(seperti kepribadian atau sikap). Dengan mempertimbangkan kedua hal ini maka akan lebih
dapatdiramalkan suatu fenomena manusiadan lingkungannya daripadajika dibuat pengukuran
sendiri-sendiri.
Psikologi Gestalt. Psikologi Gestalt berekembang pada saat yang berbarengan dengan
behaviorisme dan lebih menekankan perhatian kepada persepsi dan kognisi sebagai perilaku
yang tampak (overt behavior). Prinsip terpenting dari cara kerja kalangan Gestalt ini adalah
bahwa objek-objek, orang-orang, dan seting-seting dipersepsi sebagai suatu keseluruhan,
dimana hal itu lebih dari sekedar penjumlahan bagian-bagian. Dari pandangan Gestalt, suatu
perilaku didasarkan pada proses kognitif, yang bukan dipengaruhi oleh proses stimulus tetapi
dari persepsi terhadap stimulus tersebut. Pengaruh Gestalt pada psikologi lingkungan dapat
dilihat antara lain pada kognisi lingkungan, misalnya untuk menjelaskan persepsi, berpikir,
dan pemrosesan informasi lingkungan.
Dari beberapa perspektif di atas, Veitch & Arkkelin (1995) menekanlan adanya dua hal
yang perlu diketahui. Pertama, sebagaimanayang sudah disebutkan di atas bahwa pendekatan
yang dipakai pada perspektf-perspektif di atas ada yang amat lebar dalam cakupan dan ada
pula yang lemah dalam data empiris. Kedua, tidak ada grand theory dalam psikologi
lingkungan, karena tidak ada pendekatan atau perspektif tunggal yang dapat menerangkan hubungan antara perilaku manusia dengan lingkungannya secara memuaskan. Hal ini paling
tidak disebabkan oleh empat hal:
(a) Tidak ada data yang cukup tersedia dalam kaitan hubungan manusia dengan
lingkungannya, sehingga dapat dipercaya untuk menyatukan teori
(b) Hubungan-hubungan yang dikaji para peneliti amaat sangat beragam
(c) Metode yang digunakan tidak konsisten
(d) Cara pengukuran variabel tidak selalu kompatibel dari suatu seting penelitian ke
penelitian berikutnya.
B. BEBERAPA TEORI
Beberapa pendekatan teori dalam psikologi lingkungan antara lain adalah: Teori Arousal,
Teori Stimulus Berlebihan, Teori Kendala Perilaku, Teori Tingkat Adaptasi, Teori Stres
Lingkungan, dan Teori Ekologi.
1. Teori Arousal (Arousal Theory)
Arousal (Pembangkit). Ketika kita emosional, kita sering merasa bergairah. Beberapa teori
telah berpendapat bahwa semua emosi adalah hanya tingkat dimana seseorang atau binatang
dihasut. Meski tidak semua orang setuju dengan gagasan ini, tingkat keterbangkitan adalah
bagian penting dari emosi. Contohnya, tingkat yang tinggi dalam keterbangkitan adalah
dalam kemarahan, ketakutan dan kenikmatan, sedangkan tingkat keterbangkitan yang rendah
adalah kesedihan dan depresi (Dwi Riyanti & Prabowo, 1997).
Mandler (dalam Hardy dan Hayes, 1985) menjelaskan bahwa emosi terjadi pada saat
sesuatu yang tidak diharapkan atau pada saat kita mendapat rintangan dalam mencapai suatu
tujuan tertentu. Mandler menamakan teorinya sebagai teori interupsi. Interupsi pada masalah
seperti dikemukakan tadi yang menyebabkan kebangkitan (arousal) dan menimbulkan
pengalaman emosional. Suatu hal yang dapat kita petik dari teori ini adalah bahwa orang
dapat memperlihatkan perubahan emosi secara ekstrim, misalnya bergembira atau bergairah
pada suatu saat, dan mengalami perasaan dukacita atau amarah pada saat yang lain.
Arousal dipengaruhi oleh tingkat umum dari rangsangan yang mengelilingi kita. Kita
dapat saja menjadi bosan atau tertidur, jika yang kita hadapi adalah hal-hal yang “tidak ada
apa-apanya”. Suatu materi pelajaran yang tidak menarik dan sedikit sekali memberi manfaat
pada yang mendengarkan, membuat hampir semua yang mendengarkannya tidak bertahan
lama mengikutinya. Menurut Mandler, manusia memiliki motivasi untuk mencapai apa yang
disebut sebagai”dorongan-itemg//um0to/j0/m^^
arousal sehingga kita dapat berubah-ubah dari aktivitas satu ke aktivitas lainnya. Hampir
semua orang yang memiliki motivasi ini dalam berinteraksi sehari-hari, namun ada beberapa
orang yang tidak responsif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di sekelilingnya,
sehingga hanya dapat dimunculkan arousal-nya jika benar-benar dalam keadaan yang amat
membahayakan. dst—————————————————————————————————-
———————————————————————————————————————————-
————————————————————————————————————————–

Untuk membaca artikel di atas secara lengkap, silahkan download melalui link ini. Klik skip ads    bila muncul iklan.

Selalu ingin tahu (- . – ?)