Tag Archives: Komputer

Daftar materi kuliah bidang Ilmu Komputer dan Informatika

Buat kamu yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, khususnya yang memilih jurusan Informatika baik itu Teknik Informatika, Sistem Informasi, ataupun Manajemen Informasi, tentu kamu akan tertarik juga untuk mengerti, apa sih yang diajarkan di sekolah tinggi ilmu komputer? Nah… berikut ini mungkin bisa membantu.

Daftar materi kuliah bidang Ilmu Komputer dan Informatika:

• Akuntansi
• Algoritma
• Aljabar
• Analisis
• Aplikasi
• Arsitektur
• Database
• Bahasa Inggris
• Basis Data
• Bisnis
• Client/Server
• Digital
• E-Business/E-Commerce
• Elektronika
• Hardware/Software
• Informatika
• Internet
• Jaringan Komputer
• Java
• Kalkulus
• Kapita Selecta
• Keamanan jaringan
• Keamanan Komputer
• Kecerdasan Buatan
• Kewirausahaan
• Komputer
• Komunikasi Data
• Logika
• Management
• Matematika
• Metode Numerik
• Mikro Prosesor
• Multimedia
• Organisasi
• OOP
• Pemrograman
• Pengantar
• Riset
• Sistem Berkas
• Sistem Operasi
• Sistem Pakar
• Statistik
• Struktur Data
• Teknologi

TIPS MENULIS BUKU KOMPUTER BEST SELLER

Suka dengan hal-hal yang berkaitan dengan dunia komputer berarti mempunyai pengetahuan lebih tentang komputer. Dan kalau kamu suka menulis, kamu bisa menjadikan hobimu seputar komputer itu sebagai tema dalam tulisanmu. Kalau kamu mau, kamu bisa membuat buku tentang komputer agar kamu bisa mendapatkan profit dan kepuasan darinya. Ingin jadi penulis buku komputer Best Seller…? Kalau ya, mungkin ebook berikut ini bisa membantumu:————————————————————————————————————————————- 
Ebook Tips Menulis Buku Komputer Best SellerOleh: Hendi Hendratman – website: www.hendihen.com

Artikel ini ditulis 100% berdasar pengalaman pribadi, jadi kemungkinan
besar berbeda dengan dari teori di sekolah dan ilmu – ilmu marketing. Meski
begitu ‘tips-tips menulis buku komputer best seller’ ini sudah dialami penulis
dan terbukti keampuhan khasiatnya. Mohon maaf bila ada kata – kata yang
kurang berkenan karena artikel ini tidak disensor dari pihak manapun.

1. BEST SELLER?
Secara umum istilah buku “Best Seller” adalah buku yang laris. Tetapi
batasan laris tersebut tidak jelas, apakah terjual 1000, 5000, 10000 atau jutaan
exemplar. Kenyataannya ada buku yang baru terbit sudah diberi label ‘best
seller’. Lho, memangnya sudah ada yang beli sebelum terbit? Bisa jadi cap
‘best seller’ adalah akal-akalan penerbit untuk meningkatkan penjualan. Tidak
ada lembaga yang menentukan suatu buku dikategorikan ‘Best Seller’. Jika
mau, anda pun bisa memberi label tersebut. Al’quran yang sudah terbit ribuan
tahun lalu dan masih cetak ulang hingga kini tidak pernah ada label ‘Best
Seller’ bukan?
Ok, tulisan ini hanyalah upaya membuat buku yang bisa diterima dan
disukai pembacanya. Urusan laris dan ‘Best Seller’ adalah rahasia Illahi,
karena yang bisa membelokkan hati seseorang untuk membeli buku hanyalah
Allah yang maha kuasa.

2. TUJUAN & MOTIVASI
Sebelum menulis sesuatu tentu ada penggerak / motivasi di hati anda.
Penggerak utama itu bisa antara lain:

1. Ekonomi
Anda sangat mengharapkan imbalan berupa uang (royalti maupun jual
putus). Alasan ini sah-sah saja karena kebutuhan dasar manusia adalah
memenuhi kebutuhan fisik (sandang, pangan, papan). Cara apapun akan anda
tempuh meskipun nyerempet hukum hak cipta misal menjiplak tulisan orang
lain, terjemahan buku asing atau help software, menyuruh orang untuk menulis
agar nama anda bisa diakui sebagai penulis dll. Yang penting uang, uang,
uang!

2. Popularitas
Anda berjuang mati-matian agar dikenal se-Indonesia bahkan sedunia.
Foto, biodata, karya anda dipublikasikan seluas-luasnya, meski tidak diberi
uang sebagai imbalan. Tapi tidak masalah yang penting bisa ngetop! Anda
pun aktif di facebook atau friendster. Anda senang berfoto bareng dengan
public figure misal artis sinetron, vokalis band, petinju, ulama atau teroris bom
bali.

3.Pamer dan Pujian
Dengan tersebarnya tulisan dan karya anda, tentu akan mengundang kritik
dan pujian. Mendapat banyak pujian lebih menyenangkan dibanding mendapat
banyak uang. Dengan pujian – pujian tersebut, anda akan lebih percaya diri
sehingga berpotensi menjadi sombong. Tapi kebanyakan dipuji bisa membuat
lengah dan tinggi hati. Lain halnya jika banyak dikritik, memang sakit tapi bisa
membuat anda lebih kuat mental dan bijaksana.

4. Status & Eksistensi
Yang ini lebih baik dari sebelumnya. Status sebagai penulis berguna untuk
meningkatkan jenjang karir sebagai dosen, karyawan atau pengusaha. Buku
bisa dianggap tugas akhir untuk mendapatkan ‘ijazah’ pengakuan ‘cum’ dari
instansi dan birokrasi. Masyarakat menganggap seorang penulis adalah orang
yang berilmu dan tidak pelit.

5. Backup & Sharing Ilmu
Memory otak anda tidak bisa menampung banyak data, kecepatannyapun
berkurang dengan bertambah usia. Oleh karena itu ilmu anda dituangkan ke
dalam tulisan berupa jurnal, artikel, presentasi, workshop, blog dll. Ilmu
tersebut anda bagikan agar orang lain bisa mengembangkan lebih jauh. Anda
tidak khawatir akan banyak saingan. Dengan demiian anda bisa masuk
kategori ilmuwan dan cendikiawan sejati.

6. Royalti Akherat
Ini motivasi yang seharusnya dimiliki setiap orang: Lillahi ta’ala! Kita tahu
jika manusia mati, akan meninggalkan 3 hal saja yaitu anak anda yang soleh,
amal selama hidup dan ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang anda berikan bisa
jadi bermanfaat bagi orang lain tanpa anda sadari. Jika anda mati, pahala
terus mengalir bagai royalti jika ilmu anda bermanfaat terus menerus. Bagi
anda royalti di akhirat lebih penting daripada royalti dari penerbit.

3. MENULIS DENGAN HATI

1. Bangkitkan Emosi
Menulis adalah mengekspresikan hati dan otak kedalam bentuk tulisan.
Tulisan berpengaruh jika menggunakan hati, bukan otak semata. Perasaan
marah, kecewa, sedih, senang, semangat bisa tercermin lewat tulisan.
Permainan emosi akan membuat pembaca tergugah untuk terus membaca
tulisan anda. Coba bayangkan jika anda menonton film bioskop, tetapi pada 10
menit pertama adegannya tidak membangkitkan emosi, tentu anda akan
segera meninggalkan film tsb bukan? It’s Boooo….ring!

2. Siap dikritik
Penulis harus siap menerima pertanyaan, kritik, saran, protes dan
ancaman. Semuanya menyakitkan hati, tapi dibalik itu ada hikmah dan ilmu yang bisa diambil. Jika ada pembaca yang kritik jawablah dengan permohonan maaf dan rendah hati misal “Mohon maaf atas ketidak sempurnaan buku tersebut, masukannya bermanfaat untuk saya”. Jangan dilawan dengan bantahan atau menantang, karena kritikus tidak akan menyerah untuk menyerang balik, yang akhirnya hanya membuang waktu, pikiran dan tenaga saja.

3. Tidak Menggurui
Pembaca mana sih yang senang dinasehati, diceramahi? Lebih baik diskusi
daripada kuliah bukan? Posisikan anda sebagai pembaca yang masih awam,
sehingga bahasa tulisan anda bisa dimengerti banyak orang. Jangan membuat
image seakan anda terlihat hebat karena akan membuat jarak dengan
pembaca.

4. Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Berkat tulisan anda, pembaca bisa menjadi lebih hebat daripada
penulisnya. Jika menggunakan pendekatan bisnis hal tersebut adalah tindakan
bunuh diri, karena resikonya anda akan banyak saingan. Tapi di dunia
pendidikan / edukasi, hal tersebut adalah sebuah keberhasilan!

5. Jujur
Kata sederhana ini sebenarnya adalah kuncinya. Ilmu yang didapat bukan
ada sejak lahir, melainkan melalui proses belajar melalui buku, televisi,
internet, CD interactive, video tutorial, diskusi, seminar, eksperimen dll. Oleh
karena itu betapa sombong dan pembohong jika penulis tidak mencantumkan
Daftar Pustaka!

4. SUKA DUKA MENULIS

Duka Menulis
Sebelum membahas hal – hal yang asyik jadi penulis, tentu ada hal yang
tidak menyenangkan antara lain:
· Penghasilan Tidak Pasti. Buku anda belum tentu laku di pasar karena
banyak faktor. Namanya juga jualan, kadang naik kadang turun. Penulis
diberi royalti dari penerbit ada yang 6 bulan sekali atau setahun sekali.
Untuk penulis pemula akan sulit bisa hidup jika mengandalkan penghasilan
seperti itu. Lebih realistis mengerjakan proyek atau menjadi karyawan yang
digaji perbulan.
· Menerima Kritik & Pujian. Berani dipublikasikan berarti siap menghadapi
masukan positif dan negatif. Jika tidak ingin menerima masukan jangan
cantumkan alamat rumah, nomor telepon, e-mail atau identitas anda.
· Belajar & Belajar. Hidup untuk belajar atau belajar untuk hidup? Atau
keduanya? Ketika anda menulis akan banyak hal yang tidak anda ketahui.
Oleh karena itu anda akan berusaha mencari jawabannya di internet,
perpustakaan dan narasumber lain.
· Bad Mood. Awalnya sih semangat nulis, tetapi ketika ada tawaran proyek
atau tugas kantor/sekolah, maka tulisan anda ditinggal sementara. Semakin
lama ditinggal makin sulit bangkit dan akhirnya terbengkalai selamanya.
· Anti Sosial. Jika sedang fokus menulis, fantasi dan imajinasi terus
mengalir sehingga secara tidak sadar anda telah connect ke ‘dunia lain’.
Koneksi akan terputus jika terdengar bunyi handphone, bel rumah dan
sapaan orang di sekitar anda. Otomatis anda lebih senang menyendiri dan
menghindari keramaian.

Suka Penulis
· Royalti / Jual Putus. Honor berupa royalti akan anda terima dari penerbit
sesuai buku yang terjual setelah beberapa bulan. Kerja sekali hasil berkalikali,
enak bukan? Jika anda butuh uang cepat bisa dengan sistem Jual
Putus. Anda langsung menerima uang dalam jumlah besar saat naskah
diberikan ke penerbit.
· Enterpreneur. Penulis adalah enterpreneur atau pejuang. Tidak ada
batasan jam kerja. Setiap detik bisa dimanfaatkan untuk menulis. Jam kerja
penulis berbeda dengan pekerja yang rutin pergi pagi pulang petang.
Terserah anda mau kerja kapan saja. Andapun akan semangat
mempromosikan dan menjual buku sesuka anda. You’re the Boss!
· Kepuasan dan ketagihan. Kepuasan luar biasa jika selesai menulis satu
bab. Anda akan ketagihan untuk melanjutkan ke bab berikutnya……
————————————————————————————————————————————-

Jika kamu merupakan orang yang suka menulis, ingin belajar menjadi penulis best seller dan suka dengan artikel di atas serta ingin membaca kelanjutannya, silahkan download ebook TIPS MENULIS BUKU KOMPUTER BEST SELLER ini. GRATIS…!
Sekedar informasi agar kamu bisa mendownload ebook yang menggunakan hosting Ziddu dengan lebih cepat, sebaiknya kamu login dahulu menggunakan akum ziddu kamu. Jika belum mendaftar ke Ziddu, silahkan daftar terlebih dahulu di sini.

Lihat daftar ebook yang kami miliki di EBOOK LIBRARY KuliahPraktis.com

*KuliahPraktis.com tidak mempunyai hak lisensi dari pembuat untuk mempublikasikan sebagian ebook yang ada di blog KuliahPraktis.com ini. Bila Anda pembuat ebook dan berkeberatan jika ebook Anda dipublikasikan di blog KuliahPraktis.com ini , silahkan kirimkan klaim  Anda melalui contact form. Ebook yang dilarang dipublikasikan oleh pembuatnya akan segera dihapus.

Stuktur Komputer


Struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi:
Sistem Operasi Komputer.Struktur I/O.Struktur Penyimpanan.Storage Hierarchy.Proteksi Perangkat Keras.
Sistem Operasi Komputer
Dewasa ini sistem komputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori.
Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta “dilayani” oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda.

Struktur I/O
Bagian ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dalam penanganan interupsi.
Interupsi I/O
Untuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses pengguna dapat dijalankan secara bersamaan.


Struktur DMA
Direct Memory Access (DMA) suatu metoda penanganan I/O dimana device controller langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU. Setelah men-set buffers, pointers, dan counters untuk perangkat I/O, device controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan CPU. DMA digunakan untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya terdapat satu interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (word).


Struktur Penyimpanan
Program komputer harus berada di memori utama (biasanya RAM) untuk dapat dijalankan. Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Idealnya program dan data secara keseluruhan dapat disimpan dalam memori utama secara permanen. Namun demikian hal ini tidak mungkin karena:
Ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan data dan program secara keseluruhan.
Memori utama bersifat volatile, tidak bisa menyimpan secara permanen, apabila komputer dimatikan maka data yang tersimpan di memori utama akan hilang.


Memori Utama
Hanya memori utama dan register merupakan tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Oleh karena itu instruksi dan data yang akan dieksekusi harus disimpan di memori utama atau register.
Untuk mempermudah akses perangkat I/O ke memori, pada arsitektur komputer menyediakan fasilitas pemetaan memori ke I/O. Dalam hal ini sejumlah alamat di memori dipetakan dengan device register. Membaca dan menulis pada alamat memori ini menyebabkan data ditransfer dari dan ke device register. Metode ini cocok untuk perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti video controller.
Register yang terdapat dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Hal ini menyebabkan register merupakan media penyimpanan dengan akses paling cepat bandingkan dengan memori utama yang membutuhkan waktu relatif lama. Untuk mengatasi perbedaan kecepatan, dibuatlah suatu penyangga (buffer) penyimpanan yang disebut cache.
Magnetic Disk
Magnetic Disk berperan sebagai secondary storage pada sistem komputer modern. Magnetic Disk disusun dari piringan-piringan seperti CD. Kedua permukaan piringan diselimuti oleh bahan-bahan magnetik. Permukaan dari piringan dibagi-bagi menjadi track yang memutar, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sektor.


Storage Hierarchy
Dalam storage hierarchy structure, data yang sama bisa tampil dalam level berbeda dari sistem penyimpanan. Sebagai contoh integer A berlokasi pada bekas B yang ditambahkan 1, dengan asumsi bekas B terletak pada magnetic disk. Operasi penambahan diproses dengan pertama kali mengeluarkan operasi I/O untuk menduplikat disk block pada A yang terletak pada memori utama Operasi ini diikuti dengan kemungkinan penduplikatan A ke dalam cache dan penduplikatan A ke dalam internal register. Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa tempat. Pertama terjadi di internal register dimana nilai A berbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan nilai di A akan kembali sama ketika nilai baru ditulis ulang ke magnetic disk.
Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan masing-masing prosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil duplikat dari A mungkin hanya ada di beberapa cache. Karena CPU (register-register) dapat dijalankan secara bersamaan maka kita harus memastikan perubahan nilai A pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada. Hal ini disebut sebagai Cache Coherency.


Proteksi Perangkat Keras
Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna.
Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya sepanjang program secara simultan. Pengertian spooling adalah suatu program dapat dikerjakan walau pun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu.
Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak di sharing maka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program. Tapi jika di-sharing jika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada proses lainnya.
Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan.
Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agar programmer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang.


Operasi Dual Mode
Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program, dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan share resources. Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan cara menyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program.
Mode yang kita butuhkan ada dua mode operasi yaitu:

Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1.
Pada saat boot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi, perangkat keras akan men-switch lagi keadaan dari mode pengguna menjadi mode monitor (terjadi perubahan state menjadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer (state akan berubah menjadi bit 1).

Proteksi I/O
Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.


Proteksi Memori
Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu:
Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh digunakan oleh pengguna.
Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna.
Proteksi Perangkat Keras.
Sebagai contoh sebuah pengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja.
Struktur Sistem Operasi
Komponen-komponen Sistem
Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama. Namun menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:
Managemen Proses.Managemen Memori Utama.Managemen Secondary-Storage.Managemen Sistem I/O.Managemen Berkas.Sistem Proteksi.Jaringan.Command-Interpreter system.Managemen Proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti:
Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses.Menunda atau melanjutkan proses.Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.Managemen Memori Utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen memori seperti:
Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.Memilih program yang akan di-load ke memori.Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan. Managemen Secondary-Storage
Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk meyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh dari secondary-storage adalah harddisk, disket, dll.
Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan disk-management seperti: free-space management, alokasi penyimpanan, penjadualan disk.

Managemen Sistem I/O
Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.
Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
Buffer: menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O.Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi “rinci” untuk perangkat keras I/O tertentu. Managemen Berkas
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll.). Sistem operasi bertanggung-jawab:
Pembuatan dan penghapusan berkas.Pembuatan dan penghapusan direktori.Mendukung manipulasi berkas dan direktori.Memetakan berkas ke secondary storage.Mem-backup berkas ke media penyimpanan yang permanen (non-volatile). Sistem Proteksi
Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem sumber daya. Mekanisme proteksi harus:
membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan yang belum.
specify the controls to be imposed.
provide a means of enforcement.

Jaringan
Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan komunikasi Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam sumber-daya sistem. Akses tersebut menyebabkan:
Computation speed-up.Increased data availability.Enhanced reliability. Command-Interpreter System
Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, dan UNIX shell. Command-Interpreter System sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O devices yang ada. Contohnya: CLI, Windows, Pen-based (touch), dan lain-lain.

Layanan Sistem Operasi
Eksekusi program adalah kemampuan sistem untuk “load” program ke memori dan menjalankan program. Operasi I/O: pengguna tidak dapat secara langsung mengakses sumber daya perangkat keras, sistem operasi harus menyediakan mekanisme untuk melakukan operasi I/O atas nama pengguna. Sistem manipulasi berkas dalah kemampuan program untuk operasi pada berkas (membaca, menulis, membuat, and menghapus berkas). Komunikasi adalah pertukaran data/ informasi antar dua atau lebih proses yang berada pada satu komputer (atau lebih). Deteksi error adalah menjaga kestabilan sistem dengan mendeteksi “error”, perangkat keras mau pun operasi.
Efesisensi penggunaan sistem:
Resource allocator adalah mengalokasikan sumber-daya ke beberapa pengguna atau job yang jalan pada saat yang bersamaan.
Proteksi menjamin akses ke sistem sumber daya dikendalikan (pengguna dikontrol aksesnya ke sistem).
Accounting adalah merekam kegiatan pengguna, jatah pemakaian sumber daya (keadilan atau kebijaksanaan).
System Calls
System call menyediakan interface antara program (program pengguna yang berjalan) dan bagian OS. System call menjadi jembatan antara proses dan sistem operasi. System call ditulis dalam bahasa assembly atau bahasa tingkat tinggi yang dapat mengendalikan mesin (C). Contoh: UNIX menyediakan system call: read, write => operasi I/O untuk berkas.
Sering pengguna program harus memberikan data (parameter) ke OS yang akan dipanggil. Contoh pada UNIX: read(buffer, max_size, file_id);
Tiga cara memberikan parameter dari program ke sistem operasi:
Melalui registers (sumber daya di CPU).Menyimpan parameter pada data struktur (table) di memori, dan alamat table tsb ditunjuk oleh pointer yang disimpan di register.Push (store) melalui “stack” pada memori dan OS mengambilnya melalui pop pada stack tsb. Mesin Virtual
Sebuah mesin virtual (Virtual Machine) menggunakan misalkan terdapat sistem program => control program yang mengatur pemakaian sumber daya perangkat keras. Control program = trap System call + akses ke perangkat keras. Control program memberikan fasilitas ke proses pengguna. Mendapatkan jatah CPU dan memori. Menyediakan interface “identik” dengan apa yang disediakan oleh perangkat keras => sharing devices untuk berbagai proses.
Mesin Virtual (MV) (MV) => control program yang minimal MV memberikan ilusi multitasking: seolah-olah terdapat prosesor dan memori ekslusif digunakan MV. MV memilah fungsi multitasking dan implementasi extended machine (tergantung proses pengguna) => flexible dan lebih mudah untuk pengaturan. Jika setiap pengguna diberikan satu MV => bebas untuk menjalankan OS (kernel) yang diinginkan pada MV tersebut. Potensi lebih dari satu OS dalam satu komputer. Contoh: IBM VM370: menyediakan MV untuk berbagai OS: CMS (interaktif), MVS, CICS, dll. Masalah: Sharing disk => OS mempunyai sistem berkas yang mungkin berbeda. IBM: virtual disk (minidisk) yang dialokasikan untuk pengguna melalui MV.
Konsep MV menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumberdaya sistem, dikarenakan tiap MV terpisah dari MV yang lain. Namun, hal tersebut menyebabkan tidak adanya sharing sumberdaya secara langsung. MV merupakan alat yang tepat untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Konsep MV susah untuk diimplementasi sehubungan dengan usaha yang diperlukan untuk menyediakan duplikasi dari mesin utama.

Perancangan Sistem dan Implementasi
Target untuk pengguna: sistem operasi harus nyaman digunakan, mudah dipelajari, dapat diandalkan, aman dan cepat. Target untuk sistem: sistem operasi harus gampang dirancang, diimplementasi, dan dipelihara, sebagaimana fleksibel, error, dan efisien.
Mekanisme dan Kebijaksanaan:
Mekanisme menjelaskan bagaimana melakukan sesuatu kebijaksanaan memutuskan apa yang akan dilakukan. Pemisahan kebijaksanaan dari mekanisme merupakan hal yang sangat penting; ini mengizinkan fleksibilitas yang tinggi bila kebijaksanaan akan diubah nanti.Kebijaksanaan memutuskan apa yang akan dilakukan.Pemisahan kebijaksanaan dari mekanisme merupakan hal yang sangat penting; ini mengizinkan fleksibilitas yang tinggi bila kebijaksanaan akan diubah nanti.Implementasi Sistem biasanya menggunakan bahas assembly, sistem operasi sekarang dapat ditulis dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi. Kode yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi: dapat dibuat dengan cepat, lebih ringkas, lebih mudah dimengerti dan didebug. Sistem operasi lebih mudah dipindahkan ke perangkat keras yang lain bila ditulis dengan bahasa tingkat tinggi.System Generation (SYSGEN)
Sistem operasi dirancang untuk dapat dijalankan di berbagai jenis mesin; sistemnya harus di konfigurasi untuk tiap komputer. Program SYSGEN mendapatkan informasi mengenai konfigurasi khusus dari sistem perangkat keras.
Booting: memulai komputer dengan me-load kernel.
Bootstrap program: kode yang disimpan di code ROM yang dapat menempatkan kernel, memasukkannya kedalam memori, dan memulai eksekusinya.

Rangkuman
Sistem operasi telah berkembang selama lebih dari 40 tahun dengan dua tujuan utama. Pertama, sistem operasi mencoba mengatur aktivitas-aktivitas komputasi untuk memastikan pendayagunaan yang baik dari sistem komputasi tersebut. Kedua, menyediakan lingkungan yang nyaman untuk pengembangan dan jalankan dari program.
Pada awalnya, sistem komputer digunakan dari depan konsul. Perangkat lunak seperti assembler, loader, linkerdan compiler meningkatkan kenyamanan dari sistem pemrograman, tapi juga memerlukan waktu set-up yang banyak. Untuk mengurangi waktu set-up tersebut, digunakan jasa operator dan menggabungkan tugas-tugas yang sama (sistem batch). Sistem batch mengizinkan pengurutan tugas secara otomatis dengan menggunakan sistem operasi yang resident dan memberikan peningkatan yang cukup besar dalam utilisasi komputer. Komputer tidak perlu lagi menunggu operasi oleh pengguna. Tapi utilisasi CPU tetap saja rendah. Hal ini dikarenakan lambatnya kecepatan alat-alat untuk I/O relatif terhadap kecepatan CPU. Operasi off-line dari alat-alat yang lambat bertujuan untuk menggunakan beberapa sistem reader-to-tape dan tape-to-printer untuk satu CPU.
Untuk meningkatkan keseluruhan kemampuan dari sistem komputer, para developer memperkenalkan konsep multiprogramming. Dengan multiprogramming, beberapa tugas disimpan dalam memori dalam satu waktu; CPU digunakan secara bergantian sehingga menambah utilisasi CPU dan mengurangi total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Multiprogramming, yang dibuat untuk meningkatkan kemampuan, juga mengizinkan time sharing. Sistem operasi yang bersifat time-shared memperbolehkan banyak pengguna untuk menggunakan komputer secara interaktif pada saat yang bersamaan. Komputer Personal adalah mikrokomputer yang dianggap lebih kecil dan lebih murah dibandingkan komputer mainframe. Sistem operasi untuk komputer-komputer seperti ini diuntungkan oleh pengembangan sistem operasi untuk komputer mainframe dalam beberapa hal. Namun, semenjak penggunaan komputer untuk keperluan pribadi, maka utilisasi CPU tidak lagi menjadi perhatian utama. Karena itu, beberapa desain untuk komputer mainframe tidak cocok untuk sistem yang lebih kecil.
Sistem parallel mempunyai lebih dari satu CPU yang mempunyai hubungan yang erat; CPU-CPU tersebut berbagi bus komputer, dan kadang-kadang berbagi memori dan perangkat yang lainnya. Sistem seperti itu dapat meningkatkan throughput dan reliabilititas. Sistem hard real-time sering kali digunakan sebagai alat pengontrol untuk applikasi yang dedicated. Sistem operasi yang hard real-time mempunyai batasan waktu yang tetap yang sudah didefinisikan dengan baik.Pemrosesan harus selesai dalam batasan-batasan yang sudah didefinisikan, atau sistem akan gagal. Sistem soft real-time mempunyai lebih sedikit batasan waktu yang keras, dan tidak mendukung penjadwalan dengan menggunakan batas akhir. Pengaruh dari internet dan World Wide Webbaru-baru ini telah mendorong pengembangan sistem operasi modern yang menyertakan web browser serta perangkat lunak jaringan dan komunikasi sebagai satu kesatuan.
Multiprogramming dan sistem time-sharing meningkatkan kemampuan komputer dengan melampaui batas operasi (overlap) CPU dan I/O dalam satu mesin. Hal seperti itu memerlukan perpindahan data antara CPU dan alat I/O, ditangani baik dengan polling atau interrupt-driven akses ke I/O port, atau dengan perpindahan DMA. Agar komputer dapat menjalankan suatu program, maka program tersebut harus berada di memori utama (memori utama). Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang besar yang dapat diakses secara langsung oleh prosessor, merupakan suatu array dari word atau byte, yang mempunyai ukuran ratusan sampai jutaan ribu. Setiap word memiliki alamatnya sendiri. Memori utama adalah tempat penyimpanan yang volatile, dimana isinya hilang bila sumber energinya (energi listrik) dimatikan. Kebanyakan sistem komputer menyediakan secondary storage sebagai perluasan dari memori utama. Syarat utama dari secondary storage adalah dapat menyimpan data dalam jumlah besar secara permanen. Secondary storage yang paling umum adalah disk magnetik, yang meyediakan penyimpanan untuk program mau pun data. Disk magnetik adalah alat penyimpanan data yang nonvolatile yang juga menyediakan akses secara random. Tape magnetik digunakan terutama untuk backup, penyimpanan informasi yang jarang digunakan, dan sebagai media pemindahan informasi dari satu sistem ke sistem yang lain.
Beragam sistem penyimpanan dalam sistem komputer dapat disusun dalam hirarki berdasarkan kecepatan dan biayanya. Tingkat yang paling atas adalah yang paling mahal, tapi cepat. Semakin kebawah, biaya perbit menurun, sedangkan waktu aksesnya semakin bertambah (semakin lambat). Sistem operasi harus memastikan operasi yang benar dari sistem komputer. Untuk mencegah pengguna program mengganggu operasi yang berjalan dalam sistem, perangkat keras mempunyai dua mode: mode pengguna dan mode monitor. Beberapa perintah (seperti perintah I/O dan perintah halt) adalah perintah khusus, dan hanya dapat dijalankan dalam mode monitor. Memori juga harus dilindungi dari modifikasi oleh pengguna. Timer mencegah terjadinya pengulangan secara terus menerus (infinite loop). Hal-hal tersebut (dual mode, perintah khusus, pengaman memori, timer interrupt) adalah blok bangunan dasar yang digunakan oleh sistem operasi untuk mencapai operasi yang sesuai.
Sistem operasi menyediakan banyak pelayanan. Di tingkat terrendah, sistem calls mengizinkan program yang sedang berjalan untuk membuat permintaan secara langsung dari sistem operasi. Di tingkat tertinggi, command interpreter atau shell menyediakan mekanisme agar pengguna dapat membuat permintaan tanpa menulis program. Command dapat muncul dari bekas sewaktu jalankan batch-mode, atau secara langsung dari terminal ketika dalam mode interaktive atau time-shared. Program sistem disediakan untuk memenuhi kebanyakan dari permintaan pengguna. Tipe dari permintaan beragam sesuai dengan levelnya. Level sistem call harus menyediakan fungsi dasar, seperti kontrol proses serta manipulasi alat dan bekas. Permintaan dengan level yang lebih tinggi (command interpreter atau program sistem) diterjemahkan kedalam urutan sistem call.
Pelayanan sistem dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori: kontrol program, status permintaan dan permintaan I/O. Program error dapat dipertimbangkan sebagai permintaan yang implisit untuk pelayanan. Bila sistem pelayanan sudah terdefinisi, maka struktur dari sistem operasi dapat dikembangkan. Berbagai macam tabel diperlukan untuk menyimpan informasi yang mendefinisikan status dari sistem komputer dan status dari sistem tugas. Perancangan dari suatu sistem operasi yang baru merupakan tugas yang utama. Sangat penting bahwa tujuan dari sistem sudah terdefinisi dengan baik sebelum memulai perancangan. Tipe dari sistem yang diinginkan adalah landasan dalam memilih beragam algoritma dan strategi yang akan digunakan. Karena besarnya sistem operasi, maka modularitas adalah hal yang penting. Merancang sistem sebagai suatu urutan dari layer atau dengan menggunakan mikrokernel merupakan salah satu teknik yang baik. Konsep virtual machine mengambil pendekatan layer dan memperlakukan baik itu kernel dari sistem operasi dan perangkat kerasnya sebagai suatu perangkat keras. Bahkan sistem operasi yang lain dapat dimasukkan diatas virtual machine tersebut. Setiap sistem operasi yang mengimplemen JVM dapat menjalankan semua program java, karena JVM mendasari dari sistem ke program java, menyediakan arsitektur tampilan yang netral.
Didalam daur perancangan sistem operasi, kita harus berhati-hati untuk memisahkan pembagian kebijakan (policy decision) dengan detail dari implementasi (mechanism). Pemisahan ini membuat fleksibilitas yang maksimal apabila policy decision akan diubah kemudian. Sistem operasi sekarang ini hampir selalu ditulis dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi. Hal ini meningkatkan implementasi, perawatan portabilitas. Untuk membuat sistem operasi untuk suatu konfigurasi mesin tertentu, kita harus melakukan system.


Referensi:
http://ikc.unimal.ac.id/umum/ibam/ibam-os-html/x190.html
http://www.kuliahpraktis.com
gambar: http://situsjr.freehostia.com

Tips Mengamankan Komputer dari Virus dan Worm yang Berbahaya

Tips Mengamankan Komputer dari Virus dan Worm yang Berbahaya berikut ini mungkin akan bermanfaat untuk Anda. Silahkan ikuti trik-trik di bawah ini untuk mengamankan komputer Anda dari virus dan worm yang berbahaya.

1. Selalu lakukan scan terhadap usb yang masuk ke dalam komputer panda.
Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu mengamankan komputer anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar usb.
2. Scan juga cd yang masuk kedalam cd drive anda.
Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi cd ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti usb, dalam menularkan virus. Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah cd yang akan dipasang pada komputer anda, sekalipun cd itu baru saja dibeli dari toko agar komputer Anda tetap aman dari virus.
3. Lakukan scan terhadap harddisk anda, tiap kali anda akan mulai bekerja dengannya.
Sebagaimana balita yang selalu diperiksa kesehatannya, komputer anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus.
Tips mengamankan komputer dari virus dan worm berbahaya selanjutnya,
4. Proteksi usb anda, jika anda memasukkannya ke dalam komputer orang lain.
Seperti telah disebutkan diatas, jika anda terpaksa harus memasukkan usb milik anda ke dalam komputer orang lain, maka usb anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam usb tersebut.
5. Jangan sembarangan men-download attachment.
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm miss world. Karena itu anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak anda kenal.
6. Selektif dalam membuka e-mail.
Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. Sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book microsoft outlook express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut.
7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer anda.
Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program norton atau macaffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, anda harus selalu meng-update program antivirus untuk mengamankan komputer dari virus.
8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus.
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari.
9. Men-download microsoft outlook security patch ke dalam sistem komputer anda.
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. Demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi microsoft outlook express. Karena itu, dengan men-download microsoft outlook security patch ke dalam sistem komputer anda, berarti anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini.
10. Menonaktifkan windows scripting host.
Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa vbs dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.

Ok, semoga tips mengamankan komputer dari virus dan worm di atas bisa berguna untuk anda.
Sumber : komputertrik.ide.am