Tag Archives: Linux

Panduan Cara Install Linux RedHat

STEP BY STEP  INSTALASI LINUX REDHATPersiapan Instalasi
Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah :
1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux
2. siapkan CD instalasi Linux yang akan anda instal
Memulai Instalasi
1. Setting BIOS pada komputer, agar booting pertama dari CD-Drive.

2. Masukkan Disk ke 1 dari 3 CD Red Hat ke dalam CD-Drive. Tunggu beberapa saat hingga tampil pilihan untuk memulai instalatasi Red Hat tersebut | tekan tombol Enter.

Tampilan awal boot

3. Tunggu beberapa saat akan muncul pilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut :
Kotak dialog pilihan bahasa

4. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk keyboard.
Kotak dialog konfigurasi keyboard
5. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk mouse, klik sesuai dengan mouse yang digunakan.

Kotak dialog konfigurasi keyboard
6. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk upgrade atau install

Kotak dialog Upgrade
7. Pilih Perform a New Red Hat Linux Installation, Kemudian klik tombol Next.
8. Tentukan pilihan untuk instalasi yang diinginkan, klik Next
Kotak dialog pilihan jenis instalasi

1 Personal Desktop Aplikasi offices dan Multimedia 1.8 GB
2 Workstation Komputer kerja untuk jaringan dan developer/ programmer. 2.1 GB
3 Server Komputer sebagai server dengan aplikasinya 1.5 GB – 4.85 GB
4 Custom Menentukan sendiri paket sesuai kebutuhan 500 MB – 4.85 GB
9. Pilih bentuk partisi yang diinginkan : Automatically Partition atau Manually Partition with Disk Druid




Kotak dialog pilihan jenis partisi

*) Membuat tiga partisi, masing-masing untuk windows, linux dan data. Sehingga jika anda ingin menghapus/ uninstal Linux atau Windows, data-data penting anda tidak turut hilang.
Skema susunan partisi
*) Didalam sebuah Harddisk terdapat konsep partisi yang terdiri dari Partisi Primary, Partisi Extended dan Partisi Logical. Didalam partisi primary terdapat Master Boot Record (MBR) untuk melakukan proses boot loader dari suatu sistem operasi.

10. Pilih Manually Partition with Disk Druid untuk membuat partisi Linux, dan secara default, Anda cukup untuk membuat partisi :
1 . /boot ———-> EXT3 / Linux Native ——-> 100 MB
2 . / ————–>EXT3 / Linux Native ——–>4000 MB
3 . swap ———–>Swap ————->2 x jumlah memori yang terpasang pada komputer

Kotak dialog pembagian partisi
Pilih tombol NEW pada kotak dialog Partitioning. Lalu isikan di kolom Mount Point “ / ”. Untuk file system, pilih Linux Native. Isikan kolom size sisa dari hardisk anda yang masih kosong. Lalu pilih OK kemudian pilih Next.

Kotak dialog menentukan sistem file
11. Setelah selesai pembuatan partisi maka akan ditampilkan konfigurasi untuk boot loader Lalu pilih Next, sehingga muncul tampilan sebagai berikut :
kotak dialog boot loader
12. Jika anda berencana menghubungkan komputer ke jaringan, isikan data yang diminta. Jika tidak biarkan kosong. Pilih Next.
Kotak dialog konfigurasi jaringan
13. Kemudian muncul kotak konfigurasi firewall. Biarkan kosong jika anda tidak menghubungkan komputer dengan jaringan.
Kotak dialog konfigurasi Firewall
14. Pilih Next , muncul tampilan berikut yang meminta anda mengisikan jenis bahasa yang akan digunakan oleh RedHat nantinya.
Kotak dialog konfigurasi bahasa tambahan
15. Pilih Next untuk melanjutkan. Sehingga tampil setting waktu.
Kotak dialog konfigurasi tanggal
16. Pilih Next untuk melanjutkan. Masukkan Password untuk root, yang merupakan super user. Klik tombol Next dan tombol Next kembali.



17. Tentukan paket-paket apa saja yang akan di Install. Ada beberapa group paket diantaranya seperti Desktop, Application, Server. Kemudian klik Next
Kotak dialog Menentukan Jenis Paket
18. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi paket yang telah dipilih selesai semuanya.
Kotak dialog proses instalasi
19. Kemudian akan tampil kotak dialog untuk membuat boot system untuk disket, masukkan disket pada drive A, kemudian klik tombol Next.
Kotak dialog pembuatan disket boot
20. Setelah selesai pembuatan disket boot, kemudian akan tampil kotak dialog untuk menentukan jenis Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video Card. Umumnya, installer mengenali jenis video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM video card tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :
Kotak dialog Konfigurasi card monitor
21. Klik Next untuk menentukan jenis monitor yang digunakan dan resolusi yang diinginkan.22. Setelah anda memasukan dengan benar, maka selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0.

Source: http://agus08.wordpress.com/tutorial/langkah-%E2%80%93-langkah-instalasi-linux-redhat/

Remastering Linux Ubuntu Live CD Secara Manual dan Menggunakan Reconstructor

1. REMASTERING UBUNTU LIVE CD SECARA MANUAL

Mengapa ‘perlu’ me-remaster livecd?
Saat anda ingin melihat livecd anda mengeluarkan pesan dalam Bahasa Indonesia saat boot, saat
memberi anda menu, dan melihat wajah anda sebagai wallpaper desktop, bagaimana perasaan anda?
Puas? Senang? Besar Kepala? (mudah-mudahan saya tidak yang terakhir).

Siapkan bahan-bahan dan peralatan berikut ini:
CD/ISO Ubuntu rel 6.06 ke atas (LiveCD versi sebelumnya menggunakan cloops, diluar bahasan kali ini)Kernel dengan modul squashfs enabled (kernel bawaan Ubuntu 6.06 sudah memenuhi syarat ini. ya anda harus menginstall Ubuntu 6.06 dong ;-P)squashfs-tools ( anda harus menjalankan: sudo apt-get install squashfs-tools )Koneksi internet/DVD Repo Ubuntu 6.06 – opsional (jika tidak ada, anda tidak bisa menambah
aplikasi baru)Jemari yang kuat serta semangat menunggu yang tinggiKopi, teh, susu, rhytmbox with gita’s song
Jika semua bahan dan peralatan diatas sudah siap dan anda sudah duduk manis didepan monitor sambil membaca tutorial ini dijendela browser anda, mari kita buka gnome-terminal.
Untuk kemudahan, kita akan membuat tiga direktori:
~/cdrom tempat kita mengkopi isi cd livecd atau iso livecd
~/temp tempat kita me-mount file filesystem.squashfs (filesystem livecd)
~/work tempat kita bekerja sampai livecd kita siap di buat iso kembali
P.S : buat yang belum tahu, ~ artinya direktori /home/username_anda
Mari kita mulai:
Siapkan direktori-direktori di atas:
mkdir cdrom temp workMount cdrom atau iso file livecd
sudo mount /dev/hdc /media/cdrom0
atau file iso
sudo mount -o loop -t iso9660 livecdfile.iso ./tempCopy semua isi cd/iso filecp -a /media/cdrom0/. ./cdrom atau file iso cp -a /temp/. ./cdrom
Updated:
Cara yabg lebih singkat, menggunakan rsync, mengecualikan file filesystem.squashfs
sudo rsync  -a   –exclude=casper/filesystem.squashfs   /media/cdrom0/.    cdrom/
atau file iso
sudo rsync  -a   –exclude=casper/filesystem.squashfs   /temp/.    cdrom/

Jangan lupa, antara . dan . ada spasi ya. Lalu rubah mode/permission-nya
chmod 777 -R cdrom

Manfaatnya, anda tidak mengalami kesulitan saat mengedit isi cdrom. Anda bisa menghapus
direktori program, bin, dan disctree serta file-file lain yg tidak anda perlukan. Jika sudah selesai, unmount cdrom/file iso andasudo umount /media/cdrom0 atau sudo umount ./temp
Sekarang kita akan membuat filesystem virtual dalam bentuk file. Jika anda telah
menyiapkan partisi sendiri, anda harus mem-format-nya ke ext2 dan kapasitasnya tidak boleh
kurang dari 2GB.sudo dd if=/dev/zero of=livecdfs.ext2 bs=1M count=2147 Tunggu sebentar, filesystem dalam bentuk file sedang dibuat. Jika sudah jadi, mari kita
format.
Update:
Gunakan count=2500 untuk Hardy Heron!

sudo mke2fs livecdfs.ext2

Jika mke2fs bertanya, jawab saja ya (y) lalu enter (tanya apa? praktek-in dong!) Jika sudah selesai memformat. Waktunya kita me-mount file filesystem.squashfs di temp/ dan
livecdfs.ext2 ke work/ lalu meng-copy isi temp/ ke work/

sudo mount -t squashfs -o loop ./cdrom/casper/filesystem.squashfs ./temp
sudo mount -o loop livecdfs.ext2 ./work
sudo cp -a ./temp ./work
sudo umount ./tempTahap ke-7 dan seterusnya adalah tahap yang paling penting. Mulai dari sini anda akan
mulai memodif livecd anda. Sekedar gambaran, saya membuang aplikasi-aplikasi yang tidak
pernah saya pakai dan menggantinya dengan xmms, mplayer, w32codecs, libdvdcss, nvu, bluefish, games, partimage, dll.Di tahap ini juga anda bisa memodifikasi GNOME. Menggantinya dengan KDE atau XFCE atau Fluxbox. Baiklah, kita mulai saja melakukan chroot.
Jika anda akan menggunakan internet, copy file /etc/resolv.conf anda ke direktori work/etc
sudo cp /etc/resolv.conf ./work/etc
Lalu mount /proc anda ke /work/proc

sudo mount -t proc -o bind /proc ./work/proc
Jika sudah, anda siap melakukan chroot

sudo chroot ./work/ /bin/bash
Anda akan mendapatkan root prompt root@host#
Lalu apa? ya itu tadi, modif!. Contohnya, saya membuang semua paket fonts etnis, dan
daemon-daemon yang tidak diperlukan.
apt-get remove –purge ttf-baekmuk at ekiga dan sebagainya
Jangan lupa opsi –purge supaya livecd anda kelak benar-benar bersih. Kalau perlu hapus manual (bisa lewat nautilus sebagai root).
Lalu saya menginstall aplikasi-aplikasi favorit saya:
apt-get install mplayer nvu bluefish dan sebagainya
Updated:
Di release Hardy, nvu salin nama menjadi kompozer

Tips:
Jika anda menggunakan DVD Repo, anda harus memodifikasi fstab target, dan menambahkan baris berikut (menggunakan editor favorit anda, misalnya nano):
/dev/hdc /media iso9960 defaults 0 0
Updated:
Buat juga direktori /cdrom, karena direktoriini tidak ada.
mkdir /cdrom
Dan lakukan apt-cdrom untuk menambah repository DVD anda

apt-cdrom -d /media add
Updated:
Untuk melakukan mounting, anda harus memount DVD repo dari luar chroot. Caranya, buka tab terminal baru (Ctrl+Shift+T), dan lakukan mounting manual ke cdrom di lingkugan chroot.
sudo mount /dev/cdrom0  work/cdrom
Jika DVD Repo dibuat iso seperti punya saya, saya me-mount-nya di direktori sementara yang
saya buat di direktori /media target (lakukan dari luar/sebelum chroot):

sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/multiverse.iso ~/work/media/DVD1
sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/universe1.iso ~/work/media/DVD2
sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/universe2.iso ~/work/media/DVD3

Dan menambahkan baris berikut di /etc/apt/sources.list target

deb file:///media/DVD1 dists/main/binary-i386/
deb file:///media/DVD1 dists/multiverse/binary-i386/
deb file:///media/DVD1 dists/restricted/binary-i386/
deb file:///media/DVD2 dapper universe
deb file:///media/DVD3 dapper universe

Barulah anda melakukan apt-get update dan bisa menginstall dengan lega.

Mempersiapkan pemaketan kembali. Jangan lupa untuk melepas mount work/proc dan cd/repo
anda dan menghapus atau mengembalikan kondisi file dan filesystem seperti semula.

rm -R /media/*
rm /etc/resolv.conf
exit
sudo umount ./work/proc
sudo umount /work/media/DVD1 juga DVD2 dan DVD3 Lalu kita meng-update daftar aplikasi yang baru

sudo chroot ./work dpkg-query -W –showformat=’${Package} ${Version}\n’ >
./cdrom/casper/filesystem.manifest

Updated:
Copy filesystem.manifest menjadi filesystem.manifet-desktop cp cdrom/casper/filesystem.manifest  cdrom/casper/filesystem.manifest-desktop

P.S: HARUS ditulis dalam satu baris!Kemudian kita membersihkan (lagi) semua space yang tidak terpakai. Kita akan menggunakan dd
untuk mengkompress space kosong tadi ke sebuah file yang lantas kita hapus.

sudo chroot work/ dd if=/dev/zero of=./work/filekosong
sudo rm ./work/filekosong
Selanjutnya, membuat file squashfs dari hasil remaster kita

sudo rm ./cdrom/casper/filesystem.squashfs
cd ./work
sudo mksquashfs . ../cdrom/casper/filesystem.squashfs
cd ..

P.S: jangan lupa spasinya! Sambil menunggu, silahkan sesap kopi anda.Membuat file iso. Sebelumnya kita akan meng-generate md5sum yang baru.

cd cdrom
rm md5sum.txt
sudo find . -type f -print0 |xargs -0 md5sum |sudo tee md5sum.txt
cd ..

Sekarang mari kita membuat file iso-nya

sudo mkisofs -o customlivecd.iso -b isolinux/isolinux.bin -c isolinux/boot.cat
-no-emul-boot -boot-load-size 4 -boot-info-table -r -V “Amrin’s Custom LiveCD”
-cache-inodes -J -l cdrom/

PS: tulis dalam 1 baris!Sampai disini selesai sudah proyek kita. File iso akan anda temukan di direktori ~ anda.
Silahkan dicoba dengan qemu atau diburn langsung ke CD jika qemu terasa lambat. jangan ragu
untuk membagikannya ke saudara atau teman.

2. Remastering Ubuntu LiveCD Dengan Reconstructor


Jika sebelumnya kita sudah mencoba me-remaster Ubuntu LiveCD menggunakan metode manual. kali ini saya akan mengajak anda melakukan remaster menggunakan reconstructor. Reconstructor adalah tools GUI untuk meremaster HANYA Ubuntu/Xubuntu LiveCD atau installer.
Apa Sih Reconstructor Itu?
Reconstructor is an Ubuntu GNU/Linux CD Creator.
It uses the Desktop(Live), Alternate(Install), or Server disc as a base, and then allows for user customization.
For the Ubuntu Desktop base, you can customize the entire environment. For instance, you can add/remove software, change the default look (splash, themes, fonts, wallpaper, etc.), add desktop links, etc.
For the Alternate and Server bases, you can add any additional software to the disc that you would like installed.
Reconstructor is written in python and is licensed under the GNU General Public License (GPL).
Mengapa hanya bisa digunakan untuk Ubuntu/Xubuntu?
Karena Ubuntu/Xubuntu menggunakan desktop berbasis GTK dan menggunakan Display Manager yang sama (GDM), jadi pengguna yang paling banyak mendapatkan keuntungan dari Reconstructor adalah anda yang me-remaster Ubuntu atau Xubuntu LiveCD/Install CD saja.
Sedangkan anda yang menggunakan Kubuntu atau lainnya, hanya mampu melakukan beberapa kustomasi saja.
Langkah 1. Menginstall Reconstructor
Silahkan mendownload recostructor di http://reconstructor.aperantis.com.
Saat artikel ini ditulis, tersedia recontructor versi 2.7.
Untuk menginstall, lakukan:
sudo dpkg -i path/reconstructor-xx.deb
Untuk menjalankan reconstructor, Start Menu >> Application >> System Tools >> Reconstructor
Start Reconstructor - terminal MessageLangkah 2. Pre-check (modul, dependency)
Setelah dijalankan, reconstructor akan membuka sebuah terminal. Saat ini reconstructor akan mengecek keberadaan paket-paket dan tools serta modul yang terinstal di sistem anda. Perhatikan pesan yang dikeluarkan reconstructor, pastikan anda melengkapi lebih dulu kekurangan paket sebelum memulai.
Langkah 3. Select task live or install
Saat ini anda diijinkan memilih task atau pekerjaan apa yang akan dibuat. Di sini kta akan memilih LiveCD.
Langkah 4. Create direktori (working dir, live root)
Setup remaster environmentReconstructor akan membuat beberapa direktori di home folder anda. Secara default, reconstructor akan membuat sebuah direktori, reconstructor. dan didalamnya akan dibuat tiga direktori lagi:root untuk mengkopi isi filesystem.squashfs atau live systeminitrd untuk mengkompilasi intrd yang baruremaster untuk meletakkan file-file kopian dari CD yang akan dikompilasi menjadi ISOLangkah 5. Copying LiveCD
Insert LiveCDLangkah 6. Extracting Squashfs fs
Langkah 5 dan 6 serta langkah terakhir ini memakan waktu cukup lama. hampir semua resource PC digunakan.
Langkah 7. Customizing
Langkah 8. Using Reconstructor Terminal
Bagaimana menggunakan reconstructor terminal untuk kustomasi? Klik ikon terminal di bawah jendela reconstructor.
customizing menggunakan terminal
Langkah 9. Manual Customizing
Jika anda memiliki paket sendiri yang sudah anda download atau kompilasi sendiri dan akan anda install, kopikan file tersebut ke direktori kerja reconstructor/root/ dan eksekusi menggunakan dpkg.
Jika anda menggunakan repository lokal (DVD/ISO), gunakan perintah berikut ini:
Download paket-paket dari repo lokal:
sudo apt-get -d install
Kopi file hasi download ke direktori kerja reconstructor, pada contoh lomuntu-tmp.
cp /var/cache/apt/archive/* /home/amrinz/reconstructor/root/lomuntu-tmp/
Kemudian untuk menginstallnya, lakukan ini dari reconstructor terminal.
cd lomuntu-tmp
dpkg -i *
Jika program yang akan anda tambahkan bukan paket deb, seperti xampp dan flash plugin. Gunakan cara ini. Kopi kan folder lampp ke direktori /opt di direktori kerja reconstructor (root/opt). Untuk mengkopi, anda bisa menggunakan thunar atau nautilus sebagai root.
run thunar as root
Screnshoot dibawah ini menunjukkan proses instalasi flash plugin dari adobe.
installing package manual using dpkg
Langkah yang sama juga berlaku untuk paket lain, misalnya wine.
Langkah 10. Building ISO files
Building iso files
Ini adalah langkah terakhir, jika anda sudah siap, silahkan klik rebuild.
Catatan:
Milik saya sendiri mengalami error, metacity tidak berjalan saat masuk desktop, jadi window tidak memiliki dekorasi border.

Beberapa Cara Remastering Linux Ubuntu

Ada beberapa macam cara untuk remastering Linux yang akan kita khususkan pada Ubuntu. Macam-macam cara remastering Ubuntu, antara lain :
Remastering Ubuntu dengan reconstructorPertama-tama download terlebih dahulu program reconstructor dari http://reconstructor.aperantis.com/ apabila belum terinstall. Untuk menginstall dapat digunakan gdebi yang merupakan installer default ubuntu.
Setelah terinstall, maka secara default reconstructor akan berada di directory /usr/share/reconstructor/ tetapi dapat juga kita menggunakan direktori yang lain.
Untuk mulai menggunakan reconstructor :
Masuk ke terminal sebagai root. scratchz@alice:~$ sudo suMasuk ke directory reconstructor. scratchz@alice:/# cd /usr/share/reconstructor/Jalankan reconstructor dengan perintah python scratchz@alice:/usr/share/reconstructor/# reconstructor.pyMaka masuklah ke tampilan awal reconstructor yang berupa GUILangsung klik next pada tampilan awal kemudian pada tampilan kedua akan muncul pilihan. Pilihan tersebut yaitu : apakah kita mau meremastering live CD atau alternate.Pilih Desktop (live cd) kalau kita menggunakan live cd lalu klik next. Setelah itu maka untuk pertama kalinya kita harus menentukan working directory yaitu tempat dimana nanti semua file yang digunakan reconstructor berada. Selain itu kita juga harus membuat 3 buah direcktory yaitu Remaster, Root dan Initrd.Klik next. Proses ini memerlukan waktu yang cukup lama (jadi sabar ya.. ^^ ). Langkah selanjutnya adalah memulai customize ubuntu. Konfigurasi yang pertama adalah splash dan usplash.Sebelum berpindah ke langkah selanjutnya ada baiknya kita klik Apply. Tetapi tanpa klik Apply juga tidak masalah. Selanjutanya adalah modifikasi gnome (tampilan layar). Ada berbagai macam konfigurasi yang bisa diatur, antara lain : wallpaper, GDM, Theme, Icon, dll.Langkah selanjutnya adalah pengisian repository yang akan digunakan oleh Live CD. Apabila mengetahui alamat lokasi yang paling dekat dengan daerah Anda, maka bisa diisikan pada bagian kolom yang kosong tetapi apabila tidak tahu lebih baik memilih default saja.Langkah berikutnya melakukan optimasi live cd yaitu optimasi pada saat restart dan shutdown.Selanjutnya adalah membuang program yang tidak berguna serta menambahkan program yang kita inginkan. Ada 2 jalan untuk melakukan ini yaitu dengan cara menggunakan modul yang telah disiapkan oleh reconstructor atau menggunakan terminal (mode text)Remastering Ubuntu dengan remastersysBuka terminal dan masuk sebagai root

Menambahkan Linux mint romeo repository ke /etc/apt/source.list dan update database paket
echo “deb http://www.linuxmint.com/repository romeo/” >>/etc/apt/sources.list
apt-get update
scratchz@alice:~$ sudo remastersys
[sudo] password for scratchz:
Usage of remastersys is as follows:
sudo remastersys backup|clean|dist [cdfs|iso] [filename.iso]
Examples:
sudo remastersys backup (to make a livecd/dvd backup of your system)
sudo remastersys backup custom.iso (to make a livecd/dvd backup and call the iso custom.iso)
sudo remastersys clean (to clean up temporary files of remastersys)
sudo remastersys dist (to make a distributable livecd/dvd of your system)
sudo remastersys dist cdfs (to make a distributable livecd/dvd filesystem only)
sudo remastersys dist iso custom.iso (to make a distributable iso named custom.iso but only if the cdfs is already present)
cdfs and iso options should only be used if you wish to modify something on the cd before the iso is created. An example of this would be to modify the isolinux portion of the livecd/dvd
scratchz@alice:~$
Remastering Ubuntu dengan console
Langkah pertama adalah download master ubuntu yang masih berbentuk iso. Setelah download bakar file iso tersebut ke dalam CD kemudian bakar file iso tersebut sebagai data file. Jadi sekarang kita punya 2 CD yaitu yang berisi file iso dan yang sudah dibakar ke dalam CD dan sudah tidak berbentuk iso lagi.
Install ubuntu hasil download tadi ke dalam komputer anda. (Sabar…. prosesnya cukup memakan waktu). Setelah proses instalasi berhasil selanjutnya masuk ke terminal dan lakukan perintah sudo su untuk mendapatkan akses sebagai root.
mkdir /mnt/cdrom
mount -t iso9660 -o ro /dev/cdrom /mnt/cdrom
mkdir /home/(username)/iso_image
cp /mnt/cdrom/ubuntu-7.10-desktop-i386.iso /home/(username)/iso_image
umount /mnt/cdrom
mkdir /mnt/iso
mount -o loop -t iso9660 /home/(username)/iso_image/ubuntu-7.10-desktop-i386.iso /mnt/iso
mkdir /home/(username)/iso_dump
cp -R /mnt/iso/. /home/(username)/iso_dump/.
umount /mnt/iso
mkdir /home/(username)/system_dump
mkdir /home/(username)/filesystem_dump
cp /home/(username)/iso_dump/casper/filesystem.squasfs /home/(username)/system_dump/.
mkdir /mnt/squash
mount -t squashfs -o loop /home/(username)/system_dump/filesystem.squashfs /mnt/squash
cp -R -p /mnt/squash/* /home/(username)/filesystem_dump/.
Sebelum melanjutkan untuk menambah/menghapus program maka edit dulu source list supaya proses download file/paket-paket program dapat berjalan lancar dan optimal.
sudo gedit /etc/apt/source.list
Sekarang kita akan menambahkan program Xchat dan Xmms.
apt-get -d Xchat
apt-get -d Xmms
cd /var/cache/apt/archives
ls (seharusnya paket-paket yang didownload dengan menggunakan apt-get tersimpan disini)
mkdir /home/(username)/filesystem_dump/dpkg_installs
cp -R /var/cache/archives/* /home/(username)/filesystem_dump/dpkg_installs/.
cd /home/(username)/filesystem_dump
ls dpkg_installs/
chroot . dpkg -i dpkg_installs/*
Setelah menambahkan program, pasti ada yang ingin dikurangi. Sebagai contoh, program yang akan dibuang adalah rhthmbox dan games.
cd /home/(username)/filesystem_dump
chroot . apt-get remove rhthmbox
chroot . apt-get remove gnome-games-data
rm -R /home/(username)/filesystem_dump/dpkg_installs
cd /home/(username)/iso_dump
apt-get install make
apt-get install gcc
apt-get install linux-header-2.6.20-15-generic
apt-get install squashfs-tools
cd /home/(username)/
mksquashfs /home/(username)/filesystem_dump squashfs.filesystem
mv /home(username)/filesystem.squashfs /home/(username)/iso_dump/casper/.
cd /home/(username)/iso_dump
mkisofs -o /home/(username)/distroku.iso \
-b isolinux.bin \
-c isolinux/boot.cat \
-relaxes-filenames \
-iso-level 2 \
-no-emul-boot -boot-load-size 4 \
-boot-info-table .
Referensi :
http://yayanblog.wordpress.com
http://www.remastersys.klikit.org
http://www.howtoforge.com/ubuntu-linux-mint-livecd-with-remastersys

http://blog.scratchz.net/2007/12/31/remastering-linux-ubuntu/
http://www.kuliahpraktis.com

Remastering Linux menggunakan Remastersys

Tester in Ubuntu 9.10

setelah kita sukses mengganti semua bagian pada ubuntu , menjadi custom , dan kita ingin membuat distro linux baru , dengan nama sesuai keinginan kita,

langkah2 pembuatan iso linux kita adalah sbg berikut :

kalo salah mohon dikoreksi kk seneng

Proses Instalasi Program :

Pertama adalah menambahkan repository remastersys ke /etc/apt/sources.list

gksudo gedit /etc/apt/sources.list

Pastekan kode dibawah ini ke source.list

# Remastersys
deb http://www.geekconnection.org/remastersys/repository karmic/
Simpan dan tutup file tersebut. Kemudian update list kode sumber dengan menggunakan mantera:

Install remastersys dengan mantera ini, dan ini akan menyelesaikan instalasi tentunya:
sudo apt-get install remastersys
Proses Menggunakan Remastersys:

Jalankan Remastersys :


remastersys Syntax sudo remastersys backup|clean|dist [cdfs|iso] [filename.iso]
Perintah Perintah yang dapat digunakan

1. membuat live cd/dvd untuk membackup sistem:


2. membuat backup cd/dvd dan menamakannya menjadi nama_backup.iso
sudo remastersys backup nama_backup.iso
3. membersihkan file temporary:

4. membuat live cd/dvd yang bisa didistrubusikan:
5. membuat live cd/dvd hanya sistem file saja:
6.untuk membuat ISO yang bisa didistribusikan namun jika hanya memakai cd:
sudo remastersys dist iso nama_backup.iso

NB :
pilihan cdfs dan iso hanya bisa digunakan jika ingin memodifikasi sesuatu pada cd sebelum pembuatan file iso. Contoh diatas bisa untuk memodifikasi isolinux pada live cd/dvd.

Untuk membuat iso image installasi anda, gunakan perintah:


saat proses
[…]
Total translation table size: 2048
Total rockridge attributes bytes: 3950
Total directory bytes: 9094
Path table size(bytes): 54
Max brk space used 0
406890 extents written (794 MB)

lokasi iso linux nya berada pada directory

/home/remastersys/customdist.isoSource: http://forum.devilzc0de.org/post-14564.html

Cara mengupgrade kernel Linux di Fedora 12

Cara mengupgrade kernel Linux di Fedora 12 berikut ini kompilasi kernel Linux untuk Fedora 12 secara offline dan online.Langkah-langkah compile kernel Fedora 12 secara offline sebagai berikut:1.Setelah source kernel di-download, copy ke direktori lokasi source kernel di /usr/src/kernels.Ini adalah lokasi source kernel yang digunakan pada Fedora 12# cp /home/umar2972/Download/linux-2.6.34.tar.bz2 /usr/src/kernels/2. Masuk ke direktori tersebut?# cd /usr/src/kernels/3. Ekstrak tarbal source kernel?# tar xvjf linux-2.6.34.tar.bz24. Masuk ke direktori hasil ekstraksi?# cd linux-2.6.345. Mulai konfigurasi kernel, jalankan command:?# make menuconfig?6. Akan muncul window konfigurasi kernel. Untuk kepentingan upgrade, kita gunakan sajakonfigurasi default kernel supaya lebih mudah. Pilih Exit dan Save untuk menyimpan8. Membuat image vmlinuz dengan command:?# make bzImage?9. Membuat module aktif yang sudah dikompilasi:?# make modules10. Instal module dengan command:?# make modules_install?11. Sampai disini kita hanya perlu instal kernel yang baru di GRUB (boot loader default Fedora12). Gunakan command:?# make install?Silahkan check file konfigurasi GRUB di /etc/grub.conf, disitu akan muncul konfigurasi untukLangkah-langkah compile kernel Fedora 12 secara online sebagai berikut:Sebelum mengupdate kernel yang baru install telebih dahulu gcc nya dengan perintah sebagai berikut :Setelah itu update kernel yang baru dengan perintah :# yum install kernel-header*.*Cara meremove kernel yang lama :Remove kernel yang diinginkan dengan perintah :Source: http://inilinux.blogspot.com/2010/06/kompile-kernel-fedora-12-online-offline.html

Kompilasi Kernel Linux Fedora 12 : Menjalankan VirtualBox

Berikut ini tutorial langkah-langkah kompilasi kernel fedora 12. Tujuan dari kompilasi kernel fedora 12 ini adalah agar VirtualBox 3 dapat berjalan di Fedora 12.

This is a step by step tutorial on how to get VirtualBox 3 up and running on Fedora 12. Specifically, this guide was written using the VirtualBox 3.0.8 version and an i386 CPU (32-bit). It can be adapted to upcoming versions and different CPUs (64-bit). The folks at VirtualBox have made it easy to install for Fedora users and I’m going to show you how in a few easy steps. Right, open a terminal window and let’s get to it…

Translate via google language tool:
Ini adalah langkah demi langkah tutorial tentang cara mendapatkan VirtualBox 3 sd dan berjalan di Fedora 12. Secara khusus, panduan ini ditulis menggunakan VirtualBox versi 3.0.8 dan CPU i386 (32-bit). Hal ini dapat diadaptasi ke versi yang akan datang dan CPU yang berbeda (64-bit). Orang-orang di VirtualBox telah membuat mudah untuk menginstal untuk pengguna Fedora 12 dan saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana dalam beberapa langkah mudah. Benar, membuka jendela terminal dan mari kita ke sana …

1.) Become Priviledged

2.) Get the VirtualBox repo installed
wget http://download.virtualbox.org/virtualbox/rpm/fedora/virtualbox.repo && cp virtualbox.repo /etc/yum.repos.d/3.) Install VirtualBox (along with a few other needed packages)!
yum install -y VirtualBox dkms kernel-devel make automake autoconf gccJust so you know, DKMS will “ensure that the VirtualBox host kernel modules (vboxdrv, vboxnetflt and vboxnetadp) are properly updated if the linux kernel version changes during the next kernel update.”

4.) Run the setup file for VirtualBox:

If you’re having issues here, try installing “kernel-PAE-devel”

5.) Add yourself to the “vboxusers” group and fix the SELinux Permissions:
usermod -G vboxusers -a usernamechcon -t textrel_shlib_t /usr/lib/virtualbox/VirtualBox.so6.) Run, and enjoy!

Semoga tutorial kompilasi kernel fedora 12 ini bisa membantu.

Source: http://www.thelinuxdaily.com/2009/10/how-to-install-virtualbox-3-on-fedora-12-tutorial/

published by KuliahPraktis.com